Rabu, 19 Juni 2013, 15:17 –
Lagi, Kemenag Beri Beasiswa Santri Berprestasi

Jakarta (Pinmas) – Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ditjen Pendis kembali memberikan beasiswa kepada para santri pondok pesantren yang ada di seluruh Indonesia. Beasiswa ini tercakup dalam Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang sudah berjalan sejak tahun 2005.

Demikian dikatakan Direktur PD Pontren, Ace Saefuddin ketika ditemui Pinmas di ruang kerjanya, Senin, 17/6.

“Tahun 2013 ini, kita akan memberi beasiswa untuk 200 santri”, ujar Ace Saefuddin.

“Sampai sekarang, kurang lebih sudah ada 2700 santri yang mendapatkan beasiswa dari Kementerian Agama sejak pertama kali diselenggarakan pada 2004,” tambah Ace Saefuddin.

Menurutnya, beasiswa PBSB ini akan dilaksanakan di enam (6) perguruan tinggi Islam, yakni: 1. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (kuota 50) untuk jurusan Pendidikan Dokter, Kesehatan Masyarakat, Farmasi, dan Keperawatan; 2. IAIN Sunan Ampel Surabaya (30) untuk jurusan Bimbingan dan Konseling Islam; 3. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (30) untuk jurusan Sains Teknologi dan Farmasi; 4. IAIN Walisongo Semarang (30) untuk jurusan Al-Ahwal Asy-Syahshiyah konsentrasi Ilmu Falak; 5. UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta (30) untuk jurusan tafsir hadis; dan 6. UIN Sunan Gunungjati Bandung (30) untuk jurusan Tasawuf Psikoterapi.

Beasiswa yang dikhususkan bagi santri ini merupakan terobosan dari Direktorat PD Pontren. “Ini merupakan program terobosan Direktorat yang harus terus dipertahankan agar santri pondok pesantren tidak ketinggalan, terutama dalam penguasaan ilmu-ilmu umum” ungkapnya.

“Kita ingin menyiapkan santri agar ke depan bisa mengisi program-program yang telah kita rancang. Karenanya kepada mereka diberikan beasiswa full study,” sambungnya.

Seperti diketahui, beasiswa yang akan diberikan kepada santri yang lulus seleksi meliputi biaya pendidikan (SPP), Sumbangan Dana Pengembangan Akademik (SDPA)/Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI), atau bentuk dana Pengembangan Program lainnya.

Selain itu, santri yang diterima dalam beasiswa PBSB juga akan memperoleh biaya hidup (living cost); Bantuan Tunjangan Operasional yang berupa Tunjangan Pengembangan Organisasi PBSB, dan Tunjangan Pengabdian peserta PBSB; dan Bantuan Tunjangan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing prodi/jurusan.

Beasiswa ini akan diberikan maksimal selama 8 semester untuk jurusan agama, maksimal 10 semester untuk jurusan Keperawatan dan Farmasi, dan maksimal 12 semester untuk jurusan Pendidikan Dokter.

Sekarang, PBSB 2013 masuk dalam tahapan pendaftaran yang sudah dibuka sejak tanggal 15 Juni sampai dengan 28 Juni yang akan datang. Sementara ujian akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli di 33 Kanwil Kemenag di seluruh Indonesia.

Adapun materi ujian meliputi: Tes Bakat Skolastik (TBS); Tes Potensi Akademik (TPA); Bahasa Inggris; Bahasa Arab (untuk Program Studi Umum); dan Kepesantrenan (untuk Program Keagamaan).

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Kantor Kemenag Kabupaten/Kota atau Kanwil Kemenag Provinsi di seluruh Indonesia.[M 30]

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.008744 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 12973760
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013. Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.