Rabu, 19 Juni 2013, 23:12 –
Dirjen PHU: Kalian Adalah Petugas, Bonusnya Naik Haji. Jangan Dibalik!

Jakarta (Pinmas) —- Petugas Pennyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudai adalah petugas yang bertanggung jawab dalam membimbing, melayani, dan mengayomi tamu-tamu Allah. Untuk itu, PPIH adalah petugas. Adapun bonusnya adalah naik haji.

“Tingkatkan tanggung jawab, disiplin dan inisiatif. Bersikap melayani dan mengayomi. Kalian adalah petugas, bonusnya naik haji,” tegas Dirjen Penyelenggeraan Haji dan Umrah (PHU) ketika memberikan arahan sekaligus membuka Pembekalan Petugas Panitia Penyelengara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1434H/2013M..

Hadir dalam kesempatan ini, Kepala Pusat Kesehatan Haji, Firdiyansyah yang mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Direktur Pembinaan Haji, Ahmad Kartono, serta para pejabat Ditjen PHU.

“Jangan dibalik!” tambah Anggito mengingatkan seluruh peserta agar keinginanya beribadah haji tidak mengabaikan peran pokoknya sebagai petugas haji yang harus membina, melindungi, dan melayani jamaah haji.

Menurut Anggito, petugas haji adalah pilar penyelenggaraan ibadah haji. Petugas haji mempunyai tugas yang sangat banyak. Untuk itu, diselenggarakanlah pembekalan agar pada waktu operasional haji berjalan, semuanya sudah siap.

“Petugas haji adalah pilar penyelenggaraan ibadah haji,” terang Anggito

Pesan ini harus diperhatikan karena menurut Anggito, pengalaman menunjukkan bahwa petugas haji kita kurang terampil, kurang bertanggungjawab, dan kurang amanah. “Banyak keluhan terkait petugas haji yang egois, mementingkan ibadah sendiri, padahal dia adalah petugas untuk melayani tamu Allah,” terang Anggito.

Sehubungan itu, lanjut Anggito, pada tahun ini Kemenag bekerjasama dengan ESQ Leadership Centre untuk menambah dan meningkatlan karakter individu petugas haji. Dengan diharapkan, para anggota PPIH ini nantinya bias bekerja secara profesional, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah.

Lebih lanjut, Anggito mengingatkan bahwa petugas non kloter itu unik. Sebab, mereka berasal dari beragam latar belakang. “Inilah tujuan berkumpul di sini agar saling kenal dan nantinya bisa bekerjasama dalam menjalankan tugasnya,” ujar Anggito.

Anggito berpesan bahwa begitu sampai Arab Saudi, petugas non kloter harus serba bisa. Ketika petugas kloter tidak ada di tempat, maka petugas non kloter harus bisa ikut membimbing jamaah haji. Demikian juga jika petugas kesehatan kebetulan lagi tidak di tempat, maka petugas non kloter harus bisa, minimal memberi nasihat kesehatan.

Sementara Kepala Pusat Kesehatan Haji, Firdiyansyah dalam sambutannya mengingatkan agar setiap petugas haji pandai-pandai menjaga kesehatan. “Kalian akan menjalani tugas yang berat di Arab Saudi. Jaga kesehatan agar bias memberikan layanan terbaik kepada jamaah haji,” pesan Firdiyansyah.

Pembekalan PPIH akan diselenggarakan selama 10 hari, 19 – 28 Juni 2013. Mengambil tema “Kita Wujudkan Petugas Haji Yang Profesional, Bertanggung Jawab, dan Berakhlaqul Karimah , pembekalan ini diikuti oleh 800 peserta, terdiri dari: 500 petugas layanan umum dan bimbingan ibadah (Kemenag) dan 300 petugas layanan kesehatan. (mkd)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.011624 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.68
Jumlah pengunjung: 12186960
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013. Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.