Kamis, 11 Desember 2008 – Haji
JEMAAH ONH PLUS KEMBALI ADUKAN KELUHANNYA KE MCH

Jeddah,11/12(MCH)— Keluhan jemaah Haji ONH Plus tentang pelayanan yang diterimanya terus bergilir disampaikan ke Media Center Haji MCH, keluhan terakhir yang diterima yakni ratusan jemaah haji ONH Plus dari PT Persada, pemondokan yang diterimanya jauh dari harapan, tidak sesuai dengan janjinya yang akan ditempatkan pada pemondokan di 2 kilometer dari Mesjidil Haram, namun sebaliknya yang diterimanya di daerah Badhul Kurais atau 20 kilometer dari Mesjidil Haram.

Jemaah Haji ONH Plus Ade Wahyu Mulki mengungkapkan PT Persada telah mengingkari janjinya, jemaahnya ditempatkan diapartemen di Badhul Kurais dan fasilitas pemondokannya sangat menyedihkan dengan tempat tidur dipan dan kasur yang tipis, bahkan jemaahnya hanya sekali diantarkan ke Mesjidil Haram, selebihnya berangkat sendiri dengan mengunakan taksi carteran,” tempat tidur jelek pak kayak tempat tidur pembantu padahal janjinya tempatnya bagus, lagian kita sekali ke masjidil haram, selebihnya berangkat sendiri,” ujarnya.

Jemaah Haji ONH Plus yang berhaji bersamanya jelas Ade Wahyu Mulki diberangkatkan oleh beberapa biro yang merupakan biro konsursium PT Bell Tour yang terdiri dari perusahaan, PT, Persada surabaya, PT. Menara Suci jakarta, PT. Assafiiyah dan PT al Hamdih yang diduga kesemuanya tidak memiliki izin, Ketika dikomplain tentang fasilitas yang buruk jelas Ade Wahyu Mulki, mereka selalu meminta jemaahnya bersabar dan ihlas, padahal ia dikenai biaya sekitar 72 juta rupiah per orang.

Sementara Ketua pengawas Penyelenggaran Ibadah haji Khusus PIHK Hoirizi ketika dikonfirmasi mengaku siap menerima mengaduan dari jemaah Haji ONH Plus dari PT. Persada dan PT lainnya, sehingga ia mempunyai bukti kongkrit dari penyimpangan yang di lakukan oleh para PIHK nakal.***
FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.098891 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 12029807
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013. Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.