Kamis, 14 Juni 2012 –

Jakarta (Pinmas)—Kementerian Agama berhasil memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dengan paragraf penjelasan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan tahun 2011.
“Opini laporan keuangan Kementerian Agama ada peningkatan dibanding sebelumnya Wajar Dengan Pengecualian,” kata Hadi Purnomo pada acara penyerahan laporan BPK kepada Menteri Agama Suryadharma Ali di gedung BPK Jalan Gatot Subroto Jakarta, Kamis sore (14/6). Pada kesempatan yang sama diserahkan pula laporan BPK kepada Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan.
Penyerahan laporan BPK dihadiri Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekjen Kemenag Bahrul Hayat, Irjen M. Suparta, serta pejabat eselon I dan II Kemenag.
Ketua BPK Hadi Purnomo mengingatkan, apa yang sudah didapat hendaknya dapat dipertahankan, dan kekurangan yang ada untuk diperbaiki lagi pada masa mendatang.
Menag Suryadharma Ali mengatakan, ternyata banyaknya satuan kerja (Satker) di Kementerian Agama bukan menjadi halangan untuk meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP, justru menjadi penyemangat dan tantangan untuk bekerja lebih baik.
“Banyaknya Satker di Kemenag, mencapai 4446 Satker, merupakan tantangan tersendiri dalam meraih WTP, dan ternyata bisa diraih,” kata Menag.
Menag Suryadharma Ali mengaku merasa gembira, dan berharap tahun mendatang dengan moto ikhlas beramal predikat penilaian lebih baik akan diraih lebih bagus. Ia sampaikan terima kasih kepada auditor BPK yang memberi bimbinan sehingga mendapat WTP DPP.
“Mencapai WTP tak mudah, tapi juga tak sulit. Tak mudah karena masih banyak satker tak sejalan, tapi mudah karena kerja keras,” kata Menag seraya menambahkan pihaknya bertekad tahun berikutnya meraih WTP. “Kita bertekad hilangkan DPPnya. Tapi kenapa sekarang ada DPP, mungkin karena saya ketua umum DPP PPP,” selorohnya disambut tawa hadirin. (ks)