Senin, 16 Juli 2012, 12:48 –
Menag Dorong Peningkatan Kualitas Pesantren

Lampung (Pinmas)— Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan agama di lembaga pesantren melalui program pembangunan fisik dan peningkatan kualitas guru.

Menurut dia, pihaknya memiliki perhatian yang cukup besar terhadap peningkatan kualitas pondok pesantren dan lembaga pendidikan madrasah yang terdapat di lingkungan pesantren. Karena itu, kementerian yang dipimpinnya terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan agama di pesantren. “Saya punya perhatian besar terhadap pesantren,” ungkap Menag saat menghadiri Halaqoh Kiai Se-Provinsi Lampung di Pondok Pesantren Minhadlul Ulum Trimulyo, Tegineneng, Lampung, Minggu (15/7).

Menag menjelaskan, pada tahun ini setidaknya terdapat sejumlah program pembangunan yang menjadi fokus Kementerian Agama (Kemenag) dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan agama di pesantren, diantaranya pembangunan ruang kelas baru, perpustakaan, serta pengadaan fasilitas laboratorium madrasah. “Jadi kita terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan agama di pesantren, baik berupa pembangunan fisik maupun peningkatan kualitas bagi tenaga pengajar,” terangnya.

Di samping itu, lanjut Menag, ada juga anggaran bagi masyarakat yang kurang mampu atau tidak dapat melanjutkan sekolah lantaran terkendala masalah biaya pendidikan. Program tersebut berupa bantuan beasiswa tidak mampu dan beasiswa untuk siswa berprestasi. Dia menekankan agar tidak ada lagi ada siswa tidak sekolah karena tidak punya biaya dan tidak ada lagi kejadian madrasah roboh. “Jangan sampai ada madrasah roboh lalu menewaskan siswanya, karena itu bisa membuat masyarakat geger,” tegasnya.

Menag meminta kepada jajaran Kemenag untuk memantau dan memperhatikan keberadaan lembaga pesantren dan madrasah di daerah, agar tidak ada lagi kejadian madrasah roboh. Sebab, meski dinilai belum cukup, Kemenag telah menyediakan anggaran khusus untuk pendidikan agama dalam jumlah yang sangat besar. “Jangan sampai ada kejadian madrasah roboh. Khusus untuk pendidikan agama, kita telah menyediakan anggaran dalam jumlah besar, meski anggaran tersebut belum mencukupi,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menag juga meminta kepada kepala kantor wilayah Kemenag setempat untuk segera memperbaiki salah satu madrasah yang dinilai sudah tidak laik pakai. Bangunan madrasah yang kondisinya sudah miring tersebut diketahui Menag saat dalam perjalanan menuju Pesantren Minhadatul Ulum, Kabupaten Pesawaran, Lampung. “Tadi di jalan saya melihat madrasah yang kondisi bangunannya sudah miring. Tolong untuk sementara jangan dipakai dulu dan segera perbaiki,” ucapnya.

Sementara itu, Pendiri dan Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Minhadlul Ulum KH. M Saifuddin Fathoni menambahkan, Halaqoh Kiai se-Provinsi Lampung dihadiri sekitar 250 pimpinan pondok pesantren. Dia menyampaikan apresiasi kepada Menag karena telah menyempatkan hadir dalam pertemuan tersebut, sehingga diharapkan dapat memberikan arahan dan masukan terhadap para kiai. “Kami senang Menag bisa hadir di tengah-tengah kami. Semoga mampu menghapus kerinduan para kiai,” imbuhnya. (andi s)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.036206 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 12932443
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013. Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.