2022 IAIN Syekh Nurjati Optimis Menjadi UISSI

Cirebon (Kemenag) --- IAIN Syekh Nurjati Cirebon sedang mengajukan alih status menjadi Universitas. Selaku Rektor, Sumanta Hasyim optimis akan mewujudkan itu pada tahun 2022.

"Harapan kami bisa tahun 2022. Kita sudah memenuhi persyaratan alih status, sesuai PAM Nomor 20 Tahun 2020 tentang Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi Keagamaan," kata Sumanta, di Cirebon, Jum'at (24/9/2021).

"Komunikasi dan koordinasi terus kita lakukan dengan Ditjen Pendis, dan lembaga terkait. Posisi sekarang sudah berada di Kemenpan-RB," tambah Sumanta.

Alih status ke universitas ini terus berjalanberjalan. IAIN Syekh Nurjati saat ini, sudah memiliki izin untuk melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada bidang Pendidikan Agama Islam (PAI).

"PJJ PAI ini kita buka tahun ini, dan respons masyarakat cukup tinggi untuk dapat meraih gelar Sarjana. Dan kelebihannya menggunakan Daring. Ini juga sebagai penguat bagi civitas akademika IAIN Syekh Nurjati menuju UISSI," kata Sumanta.

"Menyongsong UISSI ini, kita juga sudah jalin kerjasama ke berbagai pihak, seperti Telkom, cyber media, bidang-bidang yang berkaitan dengan IT," tegas Sumanta.

Selain IAIN Syekh Nurjati Cirebon, saat ini ada lima IAIN yang sedang berproses menuju universitas, yakni IAIN Padangsidimpuan, IAIN Pekalongan, IAIN Batusangkar, IAIN Bukittinggi, dan IAIN Salatiga.