Tingkatkan Layanan ABK, Kemenag Latih Pendidik Inklusi

Bogor (Pendis) --- Kementerian Agama memberikan penguatan pelatihan bagi para pendidik inklusi. Kegiatan ini menjadi komitmen Kemenag untuk terus meningkatkan kualitas Madrasah Inklusif, khususnya terkait layanan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Muhammad Zain, menilai pelatihan ini sangat strategis untuk melahirkan calon-calon pendidik inklusi yang dapat meningkatkan kualitas pendampingan pembelajaran di madrasah bagi anak berkebutuhan khusus.

“Direktorat GTK akan terus dan selalu mendampingi program Madrasah Inklusif,” ujarnya di Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Zain menegaskan, Direktorat GTK terus berjuang untuk memberikan akses pendidikan untuk ABK agar bisa mengurus diri sendiri dan tidak menjadi beban keluarganya.

“Kita harus terus mendampingi ABK dengan membuka akses pendidikan yang seluas-luasnya. Sehingga, ABK bisa mandiri,” tegas Zain.

Zain berpesan kepada para penggiat dan pendidik inklusi untuk terus melakukan terobosan besar guna merawat pendidikan inklusif. “Semoga tahun depan, kita bisa melakukan intervensi program pendidikan inklusif, sebagai penunjang untuk memperkuat madrasah inklusif,” ungkapnya.

Kasubdit Bina GTK Raudlatul Athfal Siti Sakdiyah, menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari wujud kehadiran pemerintah dalam memberi kesempatan kepada ABK untuk mendapatkan layanan pendidikan dari para GPK (Guru Pendamping Khusus). “Didampingi Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI) dan INOVASI, GTK telah memiliki 50 Fasilitator Nasional yang siap menebarkan virus kebaikan dalam melayani dan mendampingi ABK pada madrasah inklusif. Hal ini membuktikan kesiapan membangun kualitas madrasah inklusif, di Kementerian Agama sebagai rumah para disabilitas,” tegas Sakdiyah. (Yuyun)