Minggu, 19 Agustus 2018

Menag, Gubernur BI, dan Ulama Bincang Penguatan Ekonomi Pesantren di ISEF 2017

  • M Arif efendi
  • 10 November 2017, 11:32
Dibaca : 281 kali

Surabaya (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bersama Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan para ulama berdiskusi soal penguatan ekonomi pondok pesantren. Bincang penguatan ekonomi syariah ini menjadi bagian dari Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) yang digelar Bank Indonesia di Surabaya dan dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Menag Lukman berharap  ISEF tidak hanya menjadi tempat silaturahim,  tetapi juga ruang berbagi  pengalaman dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. “Kami berharap Kementerian Agama dan Bank Indonesia bisa berkolaborasi, bekerjasama, dan bersinergi (dalam hal ini),” kata Menag Lukman  di Surabaya, Kamis (09/11).

Menag mengapresiasi komitmen dan kontribusi Bank Indonesia untuk ikut mengembangkan pertumbuhan ekonomi syariah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat bangsa Indonesia, salah satunya melalui lembaga pendidikan pesantren. 

Hal itu, kata Menag, sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama. Dalam beberapa tahun terakhir, Kemenag terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi di pesantren. Maklum bahwa lembaga pendidikan khas Indonesia ini umumnya mengembangkan unit usah. Para santri sejak dini juga  diajari menjadi pribadi mandiri. Hal ini  menjadi salah satu kekuatan Ponpes, kemandirian  dikembangkan kepada hal-hal yang produktif.