Minggu, 19 Agustus 2018

Kemenag Tuan Rumah Silaturahim DWP Antar Kementerian

  • Kamis, 03 Agustus 2017 14:12 WIB
Silaturahim DWP Pusat dan DWP antar Kementerian dan Lembaga di Auditorium HM Rasjidi, Jakarta, Kamis (3/8). (foto: sugito)

Jakarta (Kemenag) --- Dharma Wanita Pembangunan (DWP) Kementerian Agama  menjadi tuan rumah silaturahim pengurus DWP antar Kementerian/Lembaga. Silaturahim antar kelompok II DWP Pusat dengan DWP IPP dan DWP Provinsi DKI Jakarta ini berlangsung di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama. 

Kegiatan ini mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Kita Tingkatkan Semangat Menuju Bangsa yang Hebat". “Terimakasih kepada Bu Menteri Agama, Bu Sekjen, dan Kementerian Agama atas kesediannya menjadi tuan rumah acara silaturahim ini,” kata Ketua DWP Pusat Nyonya Wien Ritola Tasmaya, Kamis (03/08).

Wien Ritola mengajak jajarannya untuk terus melakukan penguatan program kerja. Dia berharap  semua DWP di Kementerian dapat merealisasikan program kerja yang sudah dirancang dan direncanakan sebelumnya. 

“Mari kita siapkan dan realisasikan program kerja prioritas,” katanya. Menurut Wien Ritola, peran DWP di tengah masyarakat menjadi bukti kepedulian terhadap perkembangan masyarakat.

Sebelumnya, Ketua DWP Kemenag Indah Nur Syam melaporkan, acara silaturahim ini mengundang 400 orang. Indah Nur Syam berharap acara ini dapat menjadi wadah untuk sharing dari masing-masing lembaga DWP yang ada.

“Kita bisa belajar, bisa menyampaikan dan bagaimana kita mengetahui setiap pertemuan itu ada berkahnya,” katanya.

Dewan Pembina DWP Kemenag Trisna Wiilly Lukman Hakim  mengapresiasi tema pertemuan. Menurutnya, tema tersebut sangat tepat dan penting di tengah kondisi bangsa saat ini. Ikatan komunal sebagai bangsa kini sudah mulai terkikis. DWP khususnya Kementerian Agama diharapkan dapat terus saling mengingatkan betapa penting dan strategisnya isu kebersamaan saat ini.

"Kebersamaan merupakan ruh dan jiwa bangsa Indonesia," katanya.

Jika Indonesia ingin hebat, lanjut Trisna Willy, maka kebersamaan harus terus dipupuk dan dikedepankan. Sebab, kebersamaan akan melahirkan rasa saling asah, asuh, dan asih. Dalam kebersamaan ada tenggangrasa, saling menghormati, saling menghargai, saling tolong-menolong dan sikap positif lainnya.

Robiatul Adawiyah Manarul Hidayah, dalam taushiyahnya menyampaikan bahwa manusia adalah tempatnya dosa. Semua manusia pasti mempunyai dosa. Silaturahim ini penting sebagai ajang saling  memberikan dan membukakan pintu maaf.

Pengasuh 3 pondok pesanten ini (Al Mahbubiyah, Al Manar Azhari, dan Nurul Amin) ini juga membahas masalah kedudukan manusia di mata Allah Swt. Menurutnya, manusia itu sama di mata Allah, tidak dibedakan apakah berkulit putih, hitam, tua ataupun muda, semua sama. “Yang membedakan adalah keimanannya kepada Allah Swt”, papar Robiatul Adawiyah.

Sebagai istri para ASN sudah selayaknya kaum ibu terus mendampingi suami-suami tercinta untuk dapat memberikan kiprah terbaiknya bagi negara, nusa, dan bangsa. “Mari kita bersihkan hati, bersihkan jiwa, karena dengan begitu akan terlahir dan tercermin perbuatan yang baik juga,” pesannya.

“Mari kita dampingi suami untuk bisa selalu dalam jalannya yang baik,” sambungnya. 

Sumber : -
Penulis : M Arif Efendi
Editor : Khoiron
Dibaca : 520 kali