Jum'at, 25 Mei 2018

Deteksi Kanker Serviks, DWP Kemenag Gelar Pemeriksaan IVA

  • Kamis, 05 Oktober 2017 17:57 WIB
Pengurus DWP Kemenag Pusat foto bersama pegawai Dinkes Provinsi DKI Jakarta, Kamis (05/10). (foto: Sugito)

Jakarta (Kemenag) --- Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan bertajuk ‘Deteksi Dini Wujudkan Wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara’. 

Kegiatan berupa deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) ini diselenggarakan di Kantor Kementerian Agama Jalan MH. Thamrin No. 6 Jakarta.

Penasihat DWP Kemenag Trisna Willy mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan di bulan Oktober karena merupakan bulan peduli kanker payudara. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa DWP Kementerian Agama telah berpartisipasi aktif dalam upaya deteksi dini kanker serviks dan payudara sebagaimana diamanatkan Ibu Iriani Joko Widodo kepada ibu-ibu yang tergabung ke dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK).

“Hari ini bahkan ada 5 kanwil yang tengah menyelenggarakan kegiatan serupa,” ujar Trisna Willy di Jakarta, Kamis (05/10).

Penasihat DWP juga mengimbau Dharma Wanita Kanwil Kemenag di setiap provinsi agar menyelenggarakan kegiatan serupa pada masing-masing unit kerjanya dan menggerakkan Dharma Wanita di setiap Kankemenag Kabupaten/ Kota agar turut mensosialisasikan program ini.

“Saya berharap dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran pegawai Kementerian Agama mengenai pentingnya deteksi bahaya kanker serviks dan payudara,” ujarnya.

Kegiatan yang melibatkan 21 tenaga medis dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta ini disambut baik oleh pegawai Kementerian Agama. Tercatat sebanyak 230 peserta dari seluruh unit kerja di Kementerian Agama pusat berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Pengelola Program Kanker dan Kelainan Darah Provinsi DKI Jakarta, dr. Ledy Margareta Sirait mengatakan bahwa pemeriksaan kali ini  diharapkan mendapatkan hasil normal. Artinya tidak ada peserta yang terindikasi kanker serviks dan payudara. Namun, ia juga mengatakan jika ada yang mendapatkan hasil IVA (Infeksi Visual dengan Asam Asetat) positif, maka peserta tidak perlu khawatir.

“Dengan hasil IVA positif itu artinya kita dapat menyelamatkan satu nyawa. Karena kita dapat melakukan pengobatan,” ujarnya.

“Pengobatannya dilakukan dengan Cryotheraphy, nanti ibu-ibu akan diberi rujukan untuk pergi ke Puskesmas terdekat di wilayah DKI Jakarta.” ujar dr. Lady.

Ketua DWP Kemenag Indah Nur Syam dalam sambutannya berharap seluruh peserta yang mengikuti pemeriksaan mendapati pemeriksaan IVA yang normal.

“Mudah-mudahan ibu semua yang hadir di sini, yang diperiksa semua di sini juga tidak mendapatkan tanda apa-apa. Semuanya sehat wal’afiat.” harapnya.

Senada dengan Indah, Ketua Penyelenggara kegiatan, Eni Nur Kholish menyampaikan harapannya agar wanita Indonesia dapat hidup sehat terbebas dari kanker serviks.

“Mudah-mudahan dengan adanya program dari pemerintah, Deteksi Dini Wujudkan Wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara, kita dapat menjadi wanita Indonesia yang sehat” katanya. (Fiska&Didah)

Sumber : -
Penulis : Didah
Editor : Khoiron
Dibaca : 732 kali