Sabtu, 24 Februari 2018

Tutup Rakornas Itjen, Menag Ingatkan Jajarannya tentang Penegakan Integritas

  • Kamis, 05 Oktober 2017 19:43 WIB
Menag tutup Rakornas dan Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Kemenag Tahun 2017. (foto: danyl)

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menutup Rapat Koordinasi Nasional dan Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Kemenag Tahun 2017. Rakornas ini digelar oleh Inspektorat Jenderal di  Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kemenag MH Thamrin, Jakarta.

Di hadapan jajarannya, Menag Lukman mengingatkan kembali tentang pentingnya penegakan integritas. Menurutnya, seorang pemimpin harus melakukan penegakan integritas dan nilai etika, serta berkomitmen terhadap kompetensi dan menciptakan kepemimpinan yang kondusif. 

Dalam kaitan itu, para pimpinan satker agar memperkuat sinergi dengan Inspektorat Jenderal selaku pengawas internal. Itjen harus dijadikan sebagai mitra kerja dalam rangka menciptakan kinerja yang lebih baik.

Menag Lukman, menyampaikan arahan mengenai capaian SPIP di hadapan eselon 1 dan 2 Pusat dan Daerah / foto : danyl

“Karenanya, pimpinan dan pegawai harus bersinergi. Karena kedua komponen ini sangat menentukan, apakah SPIP dapat berjalan dengan baik atau tidak. Seorang pemimpin harus menciptakan dan memelihara lingkungan pengendalian sehingga menimbulkan perilaku positif dan kondusif di lingkungan kerja,” pesan Menag di Jakarta, Kamis (05/10).

Menurut Menag, menjadi tugas Itjen untuk mengimplementasikan Visi dan Misi Kemenag, utamanya dalam mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang bersih, akuntabel dan terpercaya. Hal ini sebagaimana amanah PP No 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Bahwa  tercapainya tujuan organisasi diwujudkan melalui kegiatan yang efektif, efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Untuk itu, Menag minta jajarannya untuk  melakukan pembentukan struktur organisasi yang sesuai kebutuhan, melakukan pendelegasian wewenang dan tanggung jawab secara tepat, menyusun dan menerapkan kebijakan yang sehat, serta mewujudkan peran aparat pengawasan intern pemerintah yang efektif dan membina hubungan yang baik dengan instansi lainnya.

Menag melihat, Satker Kemenag yang mencapai 4.557 satker, membutuhkan keterlibatan semau pihak untuk mewujudkan pengendalian internal yang baik.

Sebelumnya, Inspektur Jenderal Kemenag M Nur Kholis Setiawan mengatakan, Kornas SPIP diikuti sekitar 280 peserta dari berbagai elemen Kemenag, dari Itjen, Eselon 1, Penanggung Jawab SIstem Pengendalian Internal (SPI), Kanwil Kemenag, serta Penanggung Jawab SPI di PTKN. Irjen juga menyinggung antara SPIP dan Sakip yang mempunyai muara sama dan saling menguatkan.

Sumber : -
Penulis : pujiyanto
Editor : Khoiron
Dibaca : 1.309 kali