Minggu, 24 Juni 2018

Bimas Islam Bekali Pejabatnya dengan Spiritual Leadership

  • Kamis, 12 Oktober 2017 10:45 WIB
Sesditjen Bimas Islam Tarmizi Tohor. (foto: Bimas Islam)

Bogor (Kemenag) --- Ditjen Bimas Islam menggelar Spiritual Leadership Workshop. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas SDM ini diikuti para pejabat eselon III pada satker eselon I yang mengurus hal ihwal keagamaan umat Islam.

"Kita semua adalah pemimpin, minimal memimpin diri sendiri. Apalagi anda yang hadir di sini sebagai pejabat eselon 3. Karena itu workshop ini cocok untuk semua orang dan saya berharap anda semua serius mengikutinya," kata Sesditjen Bimas Islam Tarmizi Tohor, di Bogor, Rabu (11/10).

Menurut mantan Direktur Pemberdayaan Zakat ini,  pejabat Bimas Islam harus bisa memadukan minimal tiga kecerdasan, yaitu: intelektual, emosional, dan spiritual. Dengan begitu, para pejabat diharapkan memiliki kekuatan yang seimbang.

"Intelektual untuk memacu inovasi dan kreatifitas, emosional untuk membangun relasi dengan sesama, dan spiritual sebagai panduan atas nilai-nilai agar kemajuan sesuai dengan prinsip-prinsip agama," tuturnya.

Mantan Kakanwil Riau ini mengatakan, kecerdasan intelektual tanpa kemampuan secara emosional sulit untuk menjadi pemimpin karena terkait dengan seni mengelola orang. "Banyak dari pemimpin besar yang mampu memadukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Tidak sedikit pula orang pintar yang gak jadi apa-apa atau nganggur karena pinternya hanya untuk sendiri," urainya.

Kabag Ortala, Kepegawaian, dan Hukum Ditjen Bimas Islam, Thobib Al-Asyhar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari upaya meningkatkan kualitas SDM agar para pejabat dapat menemukan "core values" dalam kepemimpinan sehingga Bimas Islam dapat menampilkan kinerja yang semakin baik dan hasil yang memuaskan.

Workshop kepemimpinan berbasis spitualitas ini diselenggarakan selama tiga hari (11 - 13 Oktober), dan diikuti 60 peserta, utamanya pejabat eselon 3 dan 4 Ditjen Bimas Islam. Beberapa materi yang akan disampaikan, antara lain: understanding people, leadership and influencing other, dan effective coaching. (thobib)

Sumber : Bimas Islam
Penulis : Kontri
Editor : Khoiron
Dibaca : 577 kali