Rabu, 26 September 2018

Menag Minta Itjen Lakukan Cegah Dini Potensi Penyimpangan

  • Minggu, 29 Oktober 2017 15:35 WIB
Menag Lukman saat memberikan arahan pada saat pembinaan pegawai Inspektorat Jenderal di Bogor, Sabtu (28/10). (foto: daniel)

Bogor (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta Inspektorat Jenderal mengoptimalkan peran dan fungsinya dalam pengawasan preventif. Menag berharap Itjen dapat melakukan cegah dini setiap potensi penyimpangan.  

“Kita sebagai pengawas menjadi garda terdepan, agar orang lain tidak melakukan kesalahan, ini pekerjaan yang sangat mulia sekali,” ujar Menag Lukman Hakim Saifuddin saat memberi arahan pembinaan kepada 516 pegawai Itjen Kemenag di Bogor, Sabtu (28/10).

Menag Lukman, berjaket hitam tengah berdialog dengan peserta pembinaan

Untuk itu, lanjut Menag, Itjen harus dapat membimbing dan memberikan  konsultasi terarah kepada para Aparatur Negeri Sipil (ASN) Kemenag agar mereka tidak melakukan tindakan yang melanggar. “Itjen harus memberikan bimbingan, konsultasi, serta pendampingan atau pengawsan preventif. Bila terbukti dan tetap tidak sesuai, berikan sanksi sebagai pembelajaran, bukan sebagai ajang menyingkirkan,” tuturnya.

Sebagai lembaga pengawas, Menag minta Itjen dapat bersikap professional. Itjen dituntut untuk bersih terlebih dahulu sebelum memberi pengawasan kepada yang lain. Di samping itu, Itjen juga harus menguasai bidang tugas masing-masing.

“Jangan pernah berhenti belajar, karena tugas yang kita lakukan bersifat dinamis dengan sistem dan aturan yang berubah-ubah” ujar Menag.

Irjen M Nur Kholis Setiawan menyampaikan laporan kegiatan

Irjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dilakukan dalam rangka  menyongsong program kerja tahun 2018. Kegiatan yang diikuti 516 pegawai ini dikemas dalam suasana kekeluargaan dan keakraban untuk membangun paradigma baru, yaitu bersatu, bersama dan bersinergi sebagai pengawas internal untuk mewujudkan Kementerian Agama yang lebih baik lagi di masa akan datang. (Nur Endrayanto)

Sumber : Nur Endrayanto
Penulis : Romadanyl
Editor : Khoiron
Dibaca : 2.040 kali