Selasa, 19 Juni 2018

Kemenag akan Minta Saudi Tata Ulang Space Jemaah di Tenda Mina

  • Rabu, 15 November 2017 13:46 WIB
Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham. (foto: Makki)

Lombok (Kemenag) --- Layanan haji di Mina menjadi salah satu titik krusial pada penyelenggaraan haji tahun ini. Kuota haji yang kembali normal, bahkan bertambah, tidak dibarengi dengan penambahan fasilitas.

Akibatnya, jemaah haji berdesak-desakan saat berada di Mina. "Kita akan minta ke Saudi untuk mengukur ulang space jemaah di tenda agar sesuai kebutuhan," terang Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis pada Rapat Evaluasi Layanan Akomodasi, Konsumsi, dan Transportasi Jemaah Haji di Arab Saudi.

Rapat ini digelar 14 - 16 November di Lombok. Rapat diikuti pejabat eselon III dan IV Ditjen PHU, serta para Kabid Haji Kanwil Kemenag Provinsi se Indonesia.

'Ada celah agar muassasah melakukan tata ulang penempatan jemaah secara proporsional. Kalau ini berhasil, semoga bisa menambah space jemaah di Mina," lanjutnya.

Sri Ilham menilai, kebijakan penambahan kuota belum memperhatikan daya tampung tenda dan toilet di Mina. Hal ini kemudian berdampak sistemik, salah satunya terkait penempatan jemaah haji non kuota.

Menurut Sri Ilham, karena tidak ada tempat, muassasah menempatkan jemaah non kuota di tenda jemaah haji Indonesia. Masalah ini tidak hanya dialami Indonesia, tapi juga negara lainnya, seperti Malaysia.

"Kita akan terus melakukan lobby dan negosiasi dengan Arab Saudi," tegasnya.

"Ini akan kita angkat dalam pertemuan antar menteri," lanjutnya.

Terkait tenda Arafah, Sri Ilham mengaku akan mengusulkan agar tahun depan pendinginnya bisa diganti dengan sistem verion seperti yang digunakan haji khusus. Harapannya, suhu dintenda akan lebih sejuk jika dibanding dengan menggunakan air cooler dan kipas angin.

Sumber : -
Penulis : Khoiron
Editor : Khoiron
Dibaca : 479 kali