Jum'at, 25 Mei 2018

Terima FKUB, Presiden Jelaskan Peran RI di Krisis Kemanusiaan Rakhine

  • Rabu, 29 November 2017 06:38 WIB
Presiden Joko Widodo menerima peserta Rakornas FKUB di Istana Negara. (foto: Setpres)

Jakarta (Kemenag) --- Presiden Joko Widodo menerima tokoh agama peserta Rakernas Forum Kerukunan Umat Beragama di Istana Negara. Kepada para tokoh agama,  Presiden menyampaikan tentang peran Indonesia dalam membantu menyelesaikan krisis kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar. 

Menurut Presiden, banyak hal yang sudah dilakukan Pemerintah dalam upayanya ikut menyelesaikan krisis kemanusiaan di Rakhine. Sikap Indonesia yang netral membuat kedua Negara, baik Myanmar maupun Bangladesh, menerima bantuan yang diberikan.

"Kita sudah banyak masuk ke sana, banyak yang tidak tahu. Bertemu militer di Myanmar, bertemu Perdana Menteri Bangladesh, karena Indonesia dianggap netral dan tidak punya kepentingan," ucap Presiden sebagaimana dikutip dari rilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden,, Selasa (28/11).

Turut hadir mendampingi Presiden Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Selain soal Rakhine, Presiden juga berbagi informasi seputar kekaguman banyak Negara terhadap kerukunan Indonesia. Setiap berkunjung atau menerima kunjungan, Presiden mendapat respon tentang kekaguman sejumlah Kepala Negara terhadap kerukunan dan keharmonisan antarumat beragama yang ada di Indonesia.

Mulai dari Raja Arab Saudi Raja Salman, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, hingga Perdana Menteri Denmark Lars Lokke Rasmussen yang baru saja mengunjungi Indonesia.

"Tadi dengan Perdana Menteri Denmark beliau sampaikan kekaguman moderasi di Indonesia. Mereka kagum, kita yang dikagumi tidak tahu," ujar Presiden.

Untuk itu, Presiden mengajak para tokoh agama yang tergabung dalam FKUB untuk bersama-sama dengan pemerintah terus menjaga kerukunan, persaudaraan, dan persatuan bangsa Indonesia. "Ingatkan umat yang namanya Pilkada hanya sebatas pilihan politik. Di situ perbedaan pendapat pasti ada. Demokrasi memang begitu namanya. Ingatkan setelah memilih ya rukun kembali," ucap Presiden.

Kehadiran peserta Rakornas FKUB dan Silatnas Tokoh Agama ke Istana guna mendengarkan pengarahan langsung Presiden Jokowi terkait kebijakan pemeliharaan dan penguatan kerukunan umat beragama secara nasional. 

Rakornas FKUB dan Silatnas Tokoh Agama diselenggarakan di Jakarta, pada 27 - 29 November 2017. Acara ini dihadiri 372 peserta yang terdiri dari  perwakilan kabupaten/kota, ketua dan sekretaris FKUB tingkat provinsi se-Indonesia, Kasubbag Hukum dan KUB Kanwil Kemenag, serta representasi dari 6 agama. (Rilis)

Sumber : Rilis Setpres
Penulis : Khoiron
Editor : Khoiron
Dibaca : 363 kali