Minggu, 21 Oktober 2018

Dirjen Bimas Buddha Buka Rakernas MAPANBUMI Wilayah Timur

  • Minggu, 03 Desember 2017 00:36 WIB
Dirjen Bimas Buddha Caliadi memberi sambutan sekaligus buka Rakernas MAPANBUMI di Surabaya. (foto: dbb)

Surabaya (Kemenag) --- Dirjen Bimas Buddha Caliadi membuka Rakernas Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (MAPANBUMI) wilayah Timur. Gelaran tahunan ini mengusung tema "Kerja Bersama, Melayani Umat Buddha Indonesia".

Rakernas MAPANBUMI ini kali digelar berbarengan dengan HUT ke- 12 Maha Vihara Buddha Maitreya Surabaya dan HUT MAPANBUMI ke-67. “Umat Buddha Maitreya sangat menjujung tinggi kedisiplinan dalam hal makan, budi pekerti, penghormatan kepada orang tua atau sesepuh. Hal ini sangat dipuji oleh banyak kalangan masyarakat," ungkap Caliadi di Surabaya, Sabtu (02/12).

Menurut Dirjen, ada tiga hal yang penting yang diperhatikan umat Buddha, yaitu: pertama, memiliki visi dan misi yang jelas; kedua, kaderisasi untuk mencetak generasi muda Buddha Maitreya di Indonesia; dan ketiga, loyalitas dengan satu komando yaitu pimpinan pusat MAPANBUMI.

Caliadi mengajak umat Buddha untuk membangun sinergi dengan pemerintah serta Majelis dan lintas agama dalam rangka mempertahankan kerukunan. “Dengan hidup saling berdampingan dengan yang lain maka kita akan harmoni. "Indonesia Harmoni, Dunia Satu Keluarga", ungkapnya.

"Buddha Maitreya adalah Happy Buddha yang wajah-Nya penuh senyuman kasih. Untuk itu, umat Buddha Maitreya harus tetap mempertahankan sifat welas asih dan kasih sayang kepada semua makhluk," sambungnya.

Rakernas MAPANBUMI  wilayah Timur ini berlangsung dari 1 - 3 Desember 2017 di Surabaya . Tidak kurang dari  200 peserta ikut dalam kegiatan ini. 

Wakil Ketua Rakernas, Arief Harsono mengatakan forum ini digelar untuk memantau, mengorganisasikan, dan mengevaluasi pelaksanaan program kerja agar sejalan dan selaras dengan rancangan yang ditetapkan dalam Pasamuan Agung yang diselenggarakan setiap 5 tahun sekali.

Agenda utama Rakernas adalah kaderisasi dan pendampingan untuk menjaga kelangsungan dinamika Vihara Buddha Maitreya demi kepentingan agama Buddha di masa depan sehingga tetap exist dan berkembang. Menurut Arief Harsono, ada tiga kata kunci yang menjadi inti dalam pembahasan Rakernas tahun 2017 yaitu: “Kerja-Bersama-Melayani". 

“Kita meyakini bahwa kerja bersama dengan perbuatan-perbuatan melayani maka Dharma menjadi sempurna," ungkapnya.

Arief Harsono juga mengungkapkan lembaga-lembaga yang telah dimiliki MAPANBUMI, yaitu:

1. Lembaga Keluarga Viharawan-viharawati Buddha Maitreya Indonesia (Kawan Bumi)
2. Lembaga Pengkajian dan Penerbitan Kitab Suci Buddha Maitreya Indonesia
3. lembaga Persaudaraan Pemuda Buddha Maitreya Indonesia (Persada Bumi)
4. Lembaga Persaudaraan Dharma Wanita Buddha Maitreya Indonesia (Permata Bumi)
5. Pada bulan Mei 2017 telah terbentuk Lembaga Dana Paramita dengan nama Yayasan Dana Paramita Buddha Maitreya Indonesia. (dbb)

Sumber : dbb
Penulis : Kontri
Editor : Khoiron
Dibaca : 873 kali