Sabtu, 24 Februari 2018

Menag: Prioritas Pemerintah Bukan Penambahan Kuota, Tapi Daya Tampung Mina

  • Minggu, 07 Januari 2018 15:58 WIB
Menag Lukman Hakim Saifuddin saat launching Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I) di Jakarta (Foto: Pujianto)

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap Pemerintah Arab Saudi tidak mengurangi jumlah kuota Indonesia pada penyelenggaraan haji 1439H/2018M. Menag berharap kuota haji Indoensia setidaknya sama dengan tahun 2017.

“Prioritas pemerintah saat ini bukan penambahan jumlah kuota jemaah, melainkan menambah daya tampung Mina," kata Menag kepada wartawan usai launching Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I) di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta, Minggu (07/01).

Menurut Menag,  problem haji sesunguhnya adalah Mina. Saat ini, di berbagai tempat sudah dilakukan perluasan, antara lain di Masjidil Haram. Beberapa hotel di Makkah juga terus dibangun. Kualitas tenda di Arafah juga sudah ditingkatkan. 

"Namun, itu tidak terjadi di Mina yang masih tetap seperti itu. Bisa kita bayangkan penambahan jumlah jemaah tanpa diimbangi dengan daya tampung kapasitas tenda dan toilet yang memadai. Ini akan akan menimbulkan tragedi kemanusian yang luar biasa," ujar Menag.

Menag menambahkan, yang prioritas dilakukan pemerintah Indonesia saat ini adalah menyakinkan pemerintah Arab Saudi agar sesegera mungkin  menambah daya tampung di Mina. Karena hampir semua musibah dalam prosesi haji terjadi di Mina.  Kapasitas Mina sangat terbatas dan tidak bisa diperluas.

“Mudah-Mudahan pemerintah Arab Saudi bisa merealisasikan hal ini," harap Menag.

 

Sumber : -
Penulis : benny andriyos
Editor : Khoiron
Dibaca : 1.052 kali