Rabu, 15 Agustus 2018

Menag Hadiri Prosesi Penggantian Luwur V Abah Saeful Anwar Zuhri Rosyid Semarang 

  • Minggu, 11 Februari 2018 20:58 WIB
Luwur Makam Abah yang dibawa Maston. Foto: Arif

Semarang (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri prosesi penggantian Luwur ke-5 Abah Syeikh Muhammad Saeful Anwar Zuhri Rosyid. Acara berlangsung di Masjid Baitul Hidayah, Komplek Ponpes Salafiyah Az-Zuhri, Jalan Ketileng Raya No 13 A, Dukuh Ketileng, Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah. 

Prosesi Penggantian Luwur Abah ini sarat dengan kearifan lokal. Dari ndalem (kediaman Abah) di Perumahan Ketileng Indah, sepasang Luwur (kain penutup nisan Abah) dengan lebar 30-an cm dan panjang  80-an cm, diserahkan Umi (istri Abah) kepada Maston (salah satu santri Abah) yang  bertugas membawa ganti luwur untuk dibawa ke Masjid, di Komplek Ponpes, berjarak sekitar 375 M. 

Luwur diarak dengan Kereta Kencana, diringi para santri disertai dengan gunungan hasil bumi (palawija), jajan pasar, obor, sawur melati dan lainya, sebagai simbul keberkahan. 

Sesampai di Masjid Komplek Ponpes, diiringi Tembang Pangkur, luwur kemudian diterimakan kepada para putra Abah; Gus Novi, Gus Febrina dan Gus Lukman Hakim. Sebagai putra tertua, Gus Novi mewakili kedua saudaranya menerima luwur tersebut. 

Oleh ketiga putra Abah, luwur dibawa ke maqbarah (makam Abah) diiringi bacaan tasbih dari para santri dan hadirin yang berdiri. 

Di dalam maqbarah, luwur yang lama diambil untuk kemudian diganti yang baru, disertai bacaan shalawat oleh hadirin. Luwur lama kemudian diletakkan di samping podium untuk kemudian disimpan di Ndalem. 

Prosesi Penggantian luwur yang disertai dengan Haul Abah tersebut, tampak penuh dengan kearifan lokal. Perpaduan antara Budaya Jawa dan Arab. 

Selain dihadiri para santri, para pejabat wilayah dan Kota Semarang, TNI dan Polri, nampak juga hadir masyarakat dari berbagai golongan, seperti Sedulur Sikep dari Blora, Pemuda Pancasila, Pagar Nusa, serta perwakilan ormas keagamaan.

Salah satu Putra Abah, Gus Lukman Hakim mengatakan, semasa hidup Abah Zuhri sering berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat berbagai golongan. 

"Abah mengajarkan untuk menerima perbedaan dan terus menekan dan mengedepankan akhlak," imbuh Gus Lukman Hakim, Ahad (11/02) malam. 

Abah Syeikh Muhammad Saeful Anwar Zuhri Rosyid adalah putra dari Abah Mudatsir Zuhri yang tidak lain merupakan adik kandung KH Saifuddin Zuhri, Ayahanda Menag. Jadi, Menag adalah kakak sepupu dari Abah Syeikh Muhammad Saeful Anwar Zuhri Rosyid.

Sumber : -
Penulis : pujiyanto
Editor : Khoiron
Dibaca : 683 kali