Senin, 28 Mei 2018

Sekjen Ingatkan Pengelola Keuangan soal Transparansi dan Akuntabilitas

  • Senin, 12 Februari 2018 19:16 WIB

Jakarta (Kemenag) --- Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta menggelar pembinaan pengelola keuangan kuasa pengguna anggaran tahun 2018. Kegiatan ini diikuti, para pejabat Eselon III Kanwil Kemenag DKI, serta seluruh Kepala Satker MIN, MTsN, dan MAN.

Pembinaan dibuka oleh Sekjen Kemenag Nur Syam di Jakarta. Tampak hadir, Kepala Biro Keungan dan BMN Muhammad Ali Irfan dan Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta Saiful Mujab.

Kepada para pengelola keuangan Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Nur Syam mengingatkan soal transparansi dan akuntabilitas penyusunan laporan keuangan. Menurutnya, ada 5 (Lima) Pasti dalam merumuskan laporan keuangan yang harus dijadikan pedoman bersama. 

Pertama, pasti transparan. Dalam pemeriksaan dilihat transparansinya dan tidak cukup dengan dokumen.
“Jangan ada mark up dan sesuatu yang disembunyikan,” ungkap Nur Syam di Jakarta, Senin (12/02).

Kedua, pastikan akuntabilitasnya. Menurut Nur Syam, laporan pertanggungjawaban harus benar dan melaporkan apa yang telah dilaksanakan.

Ketiga, pastikan kewajaran laporan keuangan. Soal kewajaran, ada empat kriteria yang harus dipenuhi, yaitu: kesesuaian LRO (laporan Realisasi Operasional) dan LRA (Laporan Realisasi Anggaran), pertanggungjawaban, kepatuhan, dan pengawasan internal.

“Jika empat hal ini sudah dijalankan, opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) sudah diraih," jelasnya.

Keempat, pastikan tidak ada pagu minus. Sekjen bersyukur saat ini pagu minus di Kemenag sudah minim dan sudah bisa diselesaikan. 

'Kelima, pastikan belanja tidak salah akun," tandasnya. (Flesh)

Sumber : Kanwil DKI
Penulis : Kontri
Editor : Khoiron
Dibaca : 975 kali