Senin, 19 Februari 2018

Besok, Menag Buka Raker Kanwil Kemenag Sulsel Di Asrama Haji Sudiang Makassar

  • Rabu, 14 Februari 2018 22:09 WIB

Makassar (Kemenag) --- Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan akan menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2018. Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Abd. Wahid Thahir mengatakan bahwa Rakerwil akan dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. 

“Kemenag Sulsel patut bersyukur, Bapak Menteri Agama dijadwalkan besok bisa hadir di Sulsel untuk membuka Rakerwil,” ujarnya usai memimpin Rapat Pemantapan Persiapan Rakerwil di Makassar, Rabu (14/02). 

Rakerwil Kemenag Provinsi Sulsel akan berlangsung tiga hari,  15 - 17 Februari 2018. Selain jajaran Kanwil Kemenag Sulsel, Rakerwil juga akan dihadiri Tokoh dan Pimpinan Ormas Lintas Agama.

Menurutnya, Menag dijadwalkan tiba di Makassar pada pukul 09.00 WITA. Sebelum membuka Rakerwil, Menag akan meresmikan terlebih dahulu Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar di Samata Gowa.

Rakerwil Kemenag Sulsel tahun ini mengangkat tema Ikhlas Melayani demi Mewujudkan Integritas. Adapun subtemanya adalah Fokus Bekerja dan Siap Melayani Umat. 

“Kita harus setia menebar kedamaian, terus melayani secara optimal sebagai wujud integritas dan tanggap terhadap dinamika sosial. Di tahun politik yang penuh tarik menarik kepentingan ini, Kemenag menegaskan diri tetap fokus bekerja dan sigap melayani," tegas Ketua Forum Kakanwil Kemenag Se Indonesia ini.

Raker ini kali  dilaksanakan dengan sentuhan inovasi teknologi untuk memberikan kemudahan  peserta dan juga agar ide dan gagasan yang dibahas lebih mudah dipahami dan diserap. Sejumlah nara sumber dijadwalkan hadir, antara lain:  Ketua Komisi VIII DPR RI, Gubernur Sulsel, Sekjen, Inspektorat Jenderal, dan sejumlah Kepala Biro Kemenag. 

“Issu-issu strategis akan dibahas untuk disusun rencana program dan kegiatannya pada tahun berjalan.  Hal ini untuk mengantisipasi beberapa program yang luput dari perhatian saat menyusun perencanaan di tahun 2017,” ujarnya.

Abd Wahid berharap  peserta bisa memahami dan berkomitmen menjalankan program direkrtif Menag dan program strategis masing-masing unit kerja. Selain itu, peserta juga bisa mulai bertransformasi ke kuktur digital dalam menghasilkan program inovatif yang kompetitif, terarah dan terukur serta dapat dipertanggungjawabkan. (Wrd)

Sumber : Inmas Sulsel
Penulis : Kontri
Editor : Khoiron
Dibaca : 321 kali