Selasa, 19 Juni 2018

AICIS 2018 di IAIN Palu, Bahas Islam di Asia Tenggara dan Dunia

  • Selasa, 13 Maret 2018 11:51 WIB

Bintaro (Kemenag) --- Ditjen Pendidikan Islam akan kembali menggelar Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS). AICIS 2018 akan digelar di IAIN Palu dengan menggangkat tema Islam in Southeast Asia and the Global World: Texts, Knowledge and Practices.

Pilihan tema bahasan seputar Islam di Asia Tenggara dan Dunia ini disepakati dalam rapat koordinasi antara panitia pusat (Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam/Diktis) dengan panitia lokasl (IAIN Palu) di Bintaro, Jakarta. Hadir dalam rapat ini, Rektor IAIN Palu Prof. Sagaf S. Pettalongi, Rektor UIN Banjarmasin Prof. Mujiburrahman, Staf Ahli Menteri Agama merangkap Sterring Committee Prof. Oman Fathurrahman dan beberapa guru besar lainnya. 

“Setelah menginventarisir pilihan tema yang dinilai menarik dan relevan dengan situasi global terkini, rapat koordinasi pelaksanaan AICIS 2018 ini sepakat untuk mengangkat tema Islam in Southeast Asia and the Global World: Texts, Knowledge and Practices,” terang Dir Diktis Arskal, Senin (12/03).

Berbeda dengan gelaran sebelumnya, Arskal berencana untuk mempublikasikan paper yang dipresentasikan pada AICIS 2018 pada Islamic World Sciences Citation Center (ISC). Menurutnya, Kemenag sudah menjalin MoU dengan pihak ISC yang bermarkas di Shiraz-Iran.

“Paper hasil dari AICIS 2018 dapat kita tawarkan untuk dipublikasikan oleh ISC. Itu salah satu pusat jaringan sitasi terbesar ketiga setelah SCOPUS dan Web of Sciences,” kata Arskal.

Arskal juga mengingatkan pentingnya pembagian tugas yang jelas antara panitia pusat dan daerah. “Job description antara panitia pusat dan lokal agar sinergis dan tidak tumpang tindih,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Rektor IAIN Palu Sagaf melaporkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemprov Sulawesi Tengah terkait pelaksanaan AICIS 2018. “Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah siap menyambut pelaksanaan AICIS 2018,” tegas Sagaf S. Pettalongi. 

Kasubdit Pengembangan Akademik, Mamat S. Burhanuddin mengatakan bahwa rapat koordinasi ini diperlukan, selain untuk mempertajam tema, juga melakukan penyusunan juknis, desain format diskusi dan usulan Keynote Speakers. (dinata)
 

Sumber : Diktis
Penulis : Kontri
Editor : Khoiron
Dibaca : 576 kali