Selasa, 25 September 2018

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, ASN Kemenag Pakai Batik dan Kebaya

  • Senin, 04 Juni 2018 08:35 WIB

Jakarta (Kemenag) --- Keluarga Besar Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama hari ini, Senin (04/06), menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila. Upacara berlangsung di halaman Kemenag Lapangan Banteng Jakarta.

Selaku Inspektur Upacara (Irup), Sekjen Kemenag Nur Syam. ASN Kemenag, mulai dari para pejabat Eselon I Kemenag hingga para pelaksana tampak mengenakan pakaian batik untuk yang laki-laki dan kebaya untuk perempuan.

Inspektur Upacara membacakan sambutan Presiden RI. Dalam Kesempatan tersebut, Presiden menyatakan, Pancasila sudah menjadi bintang pemandu Bangsa Indonesia.

“Selama 73 tahun, Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya. Selama 73 tahun, Pancasila sudah menjadi rumah kita yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Insya-Allah sampai akhir zaman, Pancasila akan terus mengalir di denyut nadi seluruh Rakyat Indonesia,” baca Inspektur Upacara.

“Sungguh, Pancasila adalah berkah yang indah, yang diberikan Tuhan kepada kita. Melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers Indonesia,” imbuhnya.

Pancasila kali pertama diuraikan oleh Bung Karno pada 1 Juni 1945. Uraian ini kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945 dan dirumuskan secara final pada 18 Agustus 1945.

“Para pendiri Bangsa, dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang, duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” tutur Irup.

Menurut Irup, Indonesia yang majemuk dengan 714 suku,  1.100 lebih bahasa lokal, dan lebih 17.000 pulau, semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita harus terus-menerus bersatu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kita harus bersatu dalam upaya kita untuk menjadi bangsa yang kuat, besar, dan bangsa pemimpin. Mari, manfaatkan Hari Lahir Pancasila sebagai momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Terima kasih kepada para Founding Fathers atas warisan luhur NKRI dan Pancasila yang kita nikmati saat ini. Terima kasih dan penghargaan kepada generasi-generasi berikutnya yang telah menanamkan pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar Irup.

Presiden melalui Irup mengajak seluruh lapisan masyarakat dan komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian. "Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi, akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya,” tandasnya.

Sumber : -
Penulis : pujiyanto
Editor : Khoiron
Dibaca : 656 kali