Selasa, 19 Juni 2018

Kemenag - Garuda MoU Program Sedekah Umrah

  • Jum'at, 08 Juni 2018 21:26 WIB
Foto: Boy

Jakarta (Kemenag) --- Sekjen Kementerian Agama Nur Syam dan Direktur Niaga Domestik PT Garuda Indonesia, Nina Sulistyowati, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Program Sedekah Umrah melalui Garuda Milles, bagi para members pelanggan Garuda. Penandatanganan ini berlangsung di salah satu hotel di Jakarta, Jumat (08/06).

Para pelanggan Garuda yang mempunyai kartu members Garuda (Garuda Frequent Flyer/GFF), bisa menyedekahkan mileage-nya yang tidak terpakai. Mileage itu akan diakumulasikan dan dipakai untuk memberangkatkan umrah umat Islam yang dinilai berhak dan layak. 

Selain penandatanganan MoU, dalam kesempatan itu juga dilakukan pemberian santunan kepada 80 anak yatim

Dalam sambutannya, Sekjen Kemenag Nur Syam mengatakan, target awal Sedekah Umrah ini adalah mampu memberangkatkan umrah bagi 100 saudara muslim yang terpilih.

"Semoga Allah SWT meridhai kegiatan ini, karena program ini sangat baik. Kita bisa bersedekah, tapi tak harus mengeluarkan uang, hanya berupa miliage. Jadi untuk bersedekah tidak harus kaya," terang Sekjen. 

"Garuda itu sudah semacam customer loyalty. Ada sesuatu yang kurang pas, kurang nyaman jika tidak naik Garuda," imbuh Sekjen.

Ditambahkan Nur Syam, kalau orang yang kaya bisa sedekah dengan uang atau mileage-nya, orang yang tidak kaya bisa sedekah dengan senyum untuk menyenangkan hati orang. "Kita bisa bersedekah dengan hal-hal yang sederhana tanpa modal harta," tuturnya.

Sementara, untuk para anak yatim, Sekjen berpesan agar tidak merasa hidup sendiri. 

"Anak-anak ku, kalian tidak sendirian. Jangan pernah merasa sendiri. Banyak anak yatim yang sukses. Saat kelas 2 SMP, saya juga telah menjadi anak yatim," lanjut Sekjen.

Direktur Niaga Domestik PT Garuda Indonesia, Nina Sulistyowati mengatakan, Sedekah Umrah ini salah satu inisiasi agar mileage members Garuda yang tidak terpakai, bisa untuk sesama. 

"Ada sekitar 1,8 juta members Garuda. Sayang, jika mileage nya tidak terpakai. Jadi, kami bekerja sama dengan Kemenag, menawarkan untuk menampung mileage yang tidak terpakai tersebut agar berguna bagi saudara muslim kita," terang Nina.

Nina menjelaskan, saat ini,  GIA masuk ke dalam 10 besar maskapai penerbangan terbaik di dunia. 

"Garuda masuk ke dalam jajaran Maskapai Bintang Lima. Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan memperbaiki pelayanan, agar pelanggan puas dengan pelayanan kami" imbuh Nina. 

Ikut mendampingi Sekjen, Kabiro Umum Syafrizal, Karo Oerencanaan Ali Rahmat dan Karo HDI Mastuki.

Sumber : -
Penulis : pujiyanto
Editor : Khoiron
Dibaca : 418 kali