Senin, 16 Juli 2018

Kemenag Aceh Serahkan Bantuan 610 Juta untuk Pesantren di Pulau Simeuleu

  • Sabtu, 07 Juli 2018 12:22 WIB

Simuelue (Kemenag) --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh menyalurkan bantuan sebesar Rp610 juta untuk dua Pondok Pesantren di Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T) Kabupaten Simeulue.

Kedua Pondok pesantren tersebut yaitu Ma'had Ashabil Qur'an dan Nurul Maghfirah. Pesantren pertama menerima bantuan untuk pengembangan sarana dan prasarana Ma'had sebesar Rp460 juta. Sedang Nurul Maghfirah menerima bantuan pembangunan asrama sebesar Rp150 juta.

Bantuan tersebut diserahkan Kakanwil Kemenag Aceh, M Daud Pakeh kepada kedua pimpinan Pondok Pesantren. Penyerahan secara simbolis ini berlangsung di Ma'had Ashabil Qur'an di Desa Suak Buluh, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Jum'at (06/07).

Ikut menyaksikan, Bupati Simeulue, Erli Hasyim, dan Forkopimda Kabupaten setempat. 

Daud Pakeh mengatakan, bantuan diberikan untuk pembangunan dan pengembangan lembaga. Harapannya,  bantuan itu akan dapat mengoptimalkan peran pesantren dalam membangun generasi yang lebih baik dan lebih unggul. Hal ini juga menjadi bagian dari layanan kepada umat.

Kakanwil mengungkapkan penyerahan bantuan juga dilakukan dengan berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah.

"Karena Bupatilah yang lebih tahu mana yang berhak menerima bantuan tersebut. Untuk itu, kami selalu membangun sinergisitas dan komunikasi dengan pemerintah Simeulu," ungkapnya.

Kakanwil mengaku akan lebih sering berkunjung ke pulau yang dijuluki Bumi Simeulue Ate Fulawan. Sebagai daerah 3T, kata Daud Pakeh, Simeulu membutuhkan perhatian semua pihak untuk pertumbuhan semua sektor, termasuk pendidikan bidang agama dan keagamaan. 

"Dulunya para orang tua kita belajar di pesantren-pesantren dan mondok disana, dan kemerdekan Indonesia juga banyak peran santri," jelas Kakanwil.

Dikatakan Daud, Kementerian Agama mendukung Simeulue agar lahir  sebuah Ponpes yang representatif. Kemenag akan ikut memperkuat dengan membawa guru-guru dari luar ke sini.

"Kita berpacu untuk menuju Simeulue lebih maju. Banyak anak-anak Simeulu yang cerdas yang membutuhkan perhatian semua pihak agar mereka mendapatkan pendidikan yang layak, baik di daerah maupun di luar daerah," tuturnya. 

Bupati Simeulue, Erly Hasyim, mengatakan kedatangan Kakanwil Kemenag Aceh sebagai kehormatan bagi warga Simeulue. "Sungguh kebahagiaan bagi kami. Karena Kemenag Aceh yang Bapak Pimpin menaruh perhatian khusus kepada Simeulue," ungkap Bupati.

Kepada yang mendapat bantuan, Bupati mengharapkan supaya dapat memanfaatkan dengan baik. Bupati mewakili santri dan rakyat Simeulue mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Kemenag Aceh.

"Terimakasih kepada Bapak Kakanwil, semoga kerjasama seperti ini dapat terus terjalin, semoga dapat terbangun silaturrahmi yang lebih kuat," ucapnya.l

Demi mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan jujur serta berdaya saing, maka pendidikan perlu mendapat perhatian sepenuhnya, tutup Erli Hasyim.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah pejabat dan para dermawan yang hadir berinisiasi menyumbang dana secara spontan untuk penyelesaian pembangunan masjid di komplek Ponpes. Dana yang terkumpul mencapai 100 juta lebih. Pengumpulan dana tersebut dipimpin langsung oleh Bupati di lokasi kegiatan.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dihadiri seluruh  Forkopimda, Para Kepala Dinas, Para Kepala Lembaga Instansi vertikal, tokoh agama dan tokoh masyarakat. (Inmas Aceh) 

Sumber : Inmas Aceh
Penulis : Kontri
Editor : Khoiron
Dibaca : 372 kali