Kamis, 18 Oktober 2018

Presiden Jokowi Buka Kongres Jamiyatul Qurra wal Huffadz NU

  • Rabu, 11 Juli 2018 18:46 WIB
Presiden Jokowi memberikan arahan dan sambutan pada Pembukaan MTQ Internasional, MTQ antar Ponpes dan Kongres JQH NU ke 5 (foto: Romdaniel)

Jakarta (Kemenag) --- Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Kongres ke-5 Jam'iyyatul Qurra wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQH NU). bersamaan itu,  dibuka juga Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) internasional ke-2 dan MTQ Nasional Antar Pondok Pesantren ke-8.

Prosesi pembukaan ditandai pemukulan gong oleh Presiden Jokowi didampingi Ketum PBNU  KH Said Aqil Siradj, Utusan Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban Din Syamsuddin, serta Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, di Jakarta, Rabu (11/07).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa JQH NU telah banyak mewarnai wajah umat Islam dan bangsa Indonesia. Akan hal ini Presiden mengucapkan terimakasih kepada JQH NU yang telah mensyiarkan Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin.

“JQH NU sudah turut mewarnai wajah umat Islam dan bangsa Indonesia. Pada kesempatan ini, saya ucapakan terimakasih JQH NU yang mensyiarkan islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi dan Menag Lukman Hakim Saifuddin pada pembukaan MTQ Internasional ke-2, MTQ antar Ponpes dan Kongres JQH NU ke 5 di Istana Negara (foto: Romadaniel)

Presiden Jokowi berharap agar umat islam menjadikan Alquran sebagai nafas, sebagai pegangan hidup yang hakiki. “Jadikan Alquran sebagai panduan wasyatiyah Islam. Islam yang moderat dan menyejukkan,” tambah Jokowi.

Bagi Jokowi, Islam wasyatiyah akan dapat melahirkan negara yang damai, negara yang aman dan tenteram, dunia yang berkeadilan sosial. Jokowi berharap, MTQ ini membuat dan memberikan bahwa dunia Islam memberi keindahan, membawa nilai kemanusiaan, nilai-nilai sosial, perduli pada yang lemah, fakir dan miskin.

“Rahmat dari Alquran memberi keindahan,” kata Jokowi.

Sebelumnya, Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 11-15 Juli 2018 di Pondok Pesantren Ash Shiddiqiyah, Karawang, Jawa Barat.

KH Said Aqil Siradj juga menyampaikan bahwa kongres ini akan menjadi momentum yang sangat baik buat JQH agar terus mensyiarkan Alquran.

Sumber : -
Penulis : M Arif Efendi
Editor : Khoiron
Dibaca : 646 kali