Kamis, 18 Oktober 2018

Dirjen PHU Imbau Tokoh Agama Jangan Jadi Marketing PPIU

  • Kamis, 11 Oktober 2018 14:21 WIB
Dirjen PHU Nizar Ali (tengah), Direktur Bina Umum & Haji Khusus Arfi Hatim (kanan), Kabid Haji Kanwil Jabar Ajam Mustajam (kiri). Foto : Sugito

Bandung (Kemenag) ---- Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama mengimbau kepada para tokoh agama agar tidak tergiur menjadi marketing Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

"Jangan sampai pihak-pihak seperti tokoh agama dijadikan marketing,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Nizar Ali di hadapan peserta Sosialisasi Regulasi Peraturan tentang PPIU dan Pengukuhan Forum Komunikasi dan Silaturahim Travel Umrah Jawa Barat, Kamis (11/10) di Bandung.

Nizar menjelaskan, ketika seorang tokoh agama menjadi agen lalu mencari calon jamaah, ia akan berhadapan langsung dengan jamaahnya di saat travel tersebut bermasalah di kemudian hari. Sehingga tokoh agama tersebut pada akhirnya tidak lagi dipercaya oleh masyarakat.

“Mereka belum tentu tahu, apakah travel ini sehat atau tidak, punya izin atau tidak, bagaimana kondisi keuangannya," ujar Dirjen PHU yang hadir didampingi Direktur Bina Umum dan Haji Khusus Arfi Hatim dalam sessi yang dimoderatori oleh Kabid Haji Kanwil Jabar Ajam Mustajam.

Nizar menambahkan, pada dasarnya Kemenag tidak melarang strategi-strategi marketing yang dilakukan oleh PPIU. Ia menyarankan agar mulai memberdayakan para Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan para penyuluh di Kantor Urusan Agama (KUA) untuk mensosialisasikan penyelenggaraan umrah kepada masyarakat.

Nizar juga menyarankan agar dalam menetapkan agen marketing, PPIU hendaknya menuangkannya dalam Surat Keputusan (SK) tidak hanya secara lisan.

“Selama ini para tokoh agama tidak mengerti seluk-beluk travel mana yang berizin atau tidak, jadi kalau dia dilibatkan dalam marketing itu sama saja dengan menjebak tokoh agama,” ujar Dirjen yang pernah menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi DI Yogyakarta ini.

Sosialisasi Regulasi Peraturan tentang PPIU dan Pengukuhan Forum Komunikasi dan Silaturahim Travel Umrah Jawa Barat dihadiri oleh para ketua DKM Besar se Jawa Barat, para Kepala KUA se Jawa Barat serta PPIU dan PIHK yang tergabung dalam Forum Komunikasi dan Silaturahmi PATUH Jabar.

Selain Sosialisasi Regulasi Peraturan tentang PPIU dan Pengukuhan Forum Komunikasi dan Silaturahim Travel Umrah Jawa Barat, dalam kegiatan ini juga akan dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kanwil Kemenag Provinsi Jabar dan Polda Jabar mengenai pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyelenggaraan ibadah haji khusus dan umrah di lingkungan Jawa Barat.

Kegiatan ini akan dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kakanwil Kemenag Provinsi Jabar A. Buchori, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum.

Sumber : -
Penulis : Didah
Editor : dodo
Dibaca : 239 kali