Safina, Delegasi Madrasah pada Broadcom Master Internastional Program di Amerika

Jakarta (Kemenag) --- Namanya Safina Amelia Khansa. Siswi MTsN 2 Kota Kediri ini menjadi satu-satunya delegasi Indonesia untuk tingkat MTsN/SMP yang akan mengikuti Broadcom Master Internastional Program di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, 11 – 17 Mei 2019.

Putri tunggal dari pasangan Kamim Thohari dan Lilis Dyah Astutik ini mengaku bersyukur bisa menjadi delegasi Indonesia di kancah internasional pada program hasil kerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). 

Bagi siswi yang hobi membaca dan menulis ini, tekun dan pantang menyerah dalam melakukan penelitian serta doa restu guru dan orang tua menjadi kunci keberhasilan menjadi peneliti. Jangan mudah patah semangat saat gagal dalam percobaan, demikian motto hidupnya dalam mengeluti bidang penelitian.

"Ini merupakan kegiatan yang kali kedua saya ikuti dalam bidang penilitan. Sebelumnya saya meraih juara tiga Lomba Karya Ilmiah Remaja tingkat Kota Kediri namun belum sampai ke uji laboratorium. Senang banget menjadi delegasi Indonesia dan tidak menyangka bisa terpilih," ujar Safina Amelia saat ditemui di Kantor Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (30/04). 

Safina Amelia mengaku berkunjung ke Direktorat KSKK untuk silaturahmi dan meminta doa restu sebelum keberangkatannya ke Amerika. "Saya sempat shock tatkala diberitahu dari Kepala MTsN 2 Kota Kediri bila terpilih sebagai peserta Broadcom Master Internastional Program ke Amerika Serikat. Tadinya saya kira hanya ke Thailand atau negara Asia Tenggara lainnya. Saya pun menangis," kisahnya.

Kepada teman-teman MTsN di Indonesia, Safina berpesan untuk selalu semangat dalam melakukan penelitian; pantang menyerah mejadi kunci keberhasilan. Sebelumnya, siswi yang bercita-cita menjadi Polisi Wanita (Polwan) dan peneliti ini meraih 3rd Place of Respect SMAST 2018, Finalist LKIR LIPI 2018, Chemistry Awards LKIR LIPI 2018 serta Student Achievment National From Ministry of Religion East Java.

Sebagai salah satu finalis Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR), Safina Amelia akan menjadi utusan LIPI untuk mengikuti Broadcom Master Internastional Program.  Program yang diselengarakan oleh Society for Sicience (SSP) ini merupakan kegiatan pendukung Intel Internastional Siceince and Engineering Fair (IISEF) 2019. Program ini akan diikuti 25 delegasi (finalis dan pemenang kompetisi sains) dari 18 negara yang berusia 14 tahun atau setingkat Sekolah Menegah Pertama.

Setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat Safina Amelia Khansa berhasil terpilih dan direkomendasikan LIPI untuk mengikuti kegiatan tersebut. Program ini akan diisi dengan kegiatan berbagi pengalaman meneliti, workshop peneliti remaja, maupun tinjauan ke beberapa pusat pengembangan sains di Amerika.

Safina Amelia Khansa juga otomatis akan mengikuti IISEF. Biaya keberangkatannya seperti tiket pesawat Jakarta Phoenix, Arizona PP, akomodasi dan konsumsi selama di Amerika seluruhnya ditangung oleh pihak SSP.

Tahapan yang dilalui Safina Amelia untuk lolos sebagai peserta Broadcom Master Internastional Program, yaitu: mengikuti seleksi Proposal Penelitian LKIR LIPI (Januari-April 2018), Pembimbingan Proposal oleh mentor dari LIPI (Juni-Oktober 2018), Final LKIR LIPI di Ice BSD pada November 2018 hingga mendapat Spesial Award  yang dilanjutkan dengan pengumuman undangan Broadcom Master. 

Kunjungan Safina Amelia Khansa ke Direktorat KSKK didampinggi Kepala MTsN 2 Kota Kediri, Hadi Suseno dan Enik Kurniawati, Guru IPA/Pembinan Karya Ilmiah Remaja MTsN 2 Kota Kediri. Hadi Suseno mengaku bersukur siswi madrasah binaannya bisa tampil di ajang nasional dan internasional. 

"Ini merupakan apresiasi yang luar biasa bagi kami dan Direktur KSKK Pak A Umar juga sudah menyampaikan apresiasinya kepada siswa kami. Ini adalah bentuk penghargaan LIPI kepada Madrasah yang notabene turut mengaungkan Madrasah Hebat dan Bermartabat," kata Hadi bangga.