Itjen: Inspektorat Jenderal Harus Jadi Role Model Reformasi Birokrasi di Kemenag

Jakarta (Kemenag) --- Inspektur Jenderal Deni Suardini meminta jajaran Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk dapat menjadi role model bagi pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan  Kementerian Agama (Kemenag). Hal ini disampaikan Deni saat memberikan arahan dalam rapat Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) Itjen Kemenag 2021, di Jakarta. 

“Reformasi Birokrasi (RB) adalah agenda nasional untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta birokrasi bersih dan melayani. Inspektorat Jenderal harus bisa menjadi role model bagi eselon I yang lain dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi,” kata Deni dalam rapat yang dilaksanakan secara daring, Kamis (8/4/2021). 

Kemenag saat ini memiliki 11 unit eselon I serta lebih dari empat ribu satuan kerja yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Reformasi Birokrasi, lanjut Deni, harus terus dilakukan seluruh satuan kerja Kemenag dengan tujuan akhir untuk meningkatkan kualitas layanan publik. 

Karenanya, menurut Deni, untuk melakukan PMPRB juga perlu melihat hasil nyata dan manfaat yang dirasakan masyarakat dari pelayanan publik yang dilakukan. 

"Pelaksanaan PMPRB tidak hanya dilakukan secara kuantitatif namun hasil nyata dan manfaat harus bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Mengingat tujuan reformasi birokrasi adalah menciptakan birokrasi yang bersih dan akuntabel," tutup Deni.