2 Kantor Kemenag Terima Mobil Layanan Haji dan Umrah Keliling (MLHUK)

Jakarta (PHU)--Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama terus melakukan inovasi-inovasi guna memudahkan pelayanan kepada masyarakat khususnya kepada mereka yang akan beribadah haji ke Tanah Suci.

Layanan demi layanan pun sudah dipersiapkan Kemenag antara lain pendaftaran haji online dengan aplikasi "Haji Pintar", serta pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di tiap kab/kota.

Inovasi yang saat ini digencarkan Kemenag adalah Layanan  Haji dan Umrah Keliling. MLHUK ini akan menjadi etalase Kementerian Agama dalam hal transformasi digital dan memberikan kepuasan sekaligus memberikan pilihan layanan kepada publik.

Saat ini 2 Kantor Kementerian Agama sudah mendapatkan mobil  Layanan Haji dan Umrah Keliling  tersebut yakni Kantor Kemenag Kabupaten Musi Banyuasin provinsi Sumatera Selatan serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan provinsi kepulauan Bangka Belitung. Nantinya secara bertahap seluruh Kemenag Kabupaten/Kota akan mendapatkan Mobil  Layanan Haji dan Umrah.

Perencana Ahli Madya Ditjen PHU Slamet mengatakan layanan ini merupakan inovasi dari Ditjen PHU untuk mendekatkan layanannya kepada masyarakat dan jemaah haji dan umrah. Ia pun mengakui saat ini masih banyak masyarakat yang terkendala jarak untuk mendaftar haji ataupun sekedar mencari informasi terkait penyelenggaraan haji dan umrah.

"Ini merupakan inovasi Ditjen PHU setelah pendaftaran online dan PLHUT, karena sekalipun sudah ada pendaftaran online, masih ada masyrakat yang belum tersentuh pelayanan haji dan umrah ini yang disebabkan keterbatasan akses maupun karena keterbatasan informasi," ungkap Slamet melalui sambungan telepon. Sabtu (18/12/2021).

Kemenag, kata Slamet memberikan inovasi variasi (pilihan) pendaftaran haji kepada masyarakat agar calon jemaah haji yang ada  didaerah-daerah  terpencil bisa merasakan kehadiran layanan haji dan umrah ini. Untuk menjaga keberlangsungan layanan ini, Sebelum diluncurkan layanan  Mobil ini sudah didesain prototipe (purwarupa)nya.

"Jadi sudah ada standar layanannya, dan mobilnya  tidak mudah dialihfungsikan," ujarnya.

Ke depan, Ditjen PHU akan terus melakukan inovasi terkait layanan pendaftaran didaerah-daerah kepulauan seperti pengadaan layanan keliling dengan kapal laut, namun kata Slamet layanan kapal laut masih dalam pengkajian.

"Untuk daerah kepulaun sudah ada yang mengusulkan tetapi masih dalam pengkajian, berapa harga kapal serta berapa biaya perawatannya," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sumatera Selatan Armet Dachil dalam unggahan videonya mengapresiasi Ditjen PHU dalam berinovasi dengan layanan Mobile ini. 

"Kami mengapresiasi Kementerian Agama, Diten PHU atas reward kepada Seksi PHU Kemenag Kabupaten/Kota dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan pendaftaran haji maupun umrah," kata Armet.

Armet berharap, kendaraan layanan haji dan umrah ini dapat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat khususnya jemaah haji. "Mudah-mudahan kendaraan ini bisa melayani jamaah haji yang akan melaksanakan pendaftaran," harapnya.