2021, Tahun Prestasi MAN 2 Kota Malang

Malang (Kemenag) --- Tahun 2021 menjadi tahun prestasi bagi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang. Para siswa madrasah ini ikut terlibat dalam meraih ratusan prestasi, baik akademik maupun non akademik, mulai dari tingkat Kota, Provinsi, Jawa-Bali, Nasional, hingga Internasional.

Hal ini disampaikan Wakil Kepala Bidang Humas MAN 2 Kota Malang Ahmad Thohir Yoga, saat ditemui di ruang kerjanya, Malang. “Alhamdulillah, tahun ini, MAN 2 Kota Malang sarat akan prestasi. Bahkan, Bapak Husnan selaku kepala madrasah sedang di Jakarta karena MAN 2 Kota Malang menjadi salah satu nominasi  Ruangguru Awards School of the Year,” terang pria yang akrab disapa Yoga ini di Malang, Senin (20/12/2021).

Yoga menyebut tahun 2021 sebagai tahun prestasi. Sebab, banyak sekali prestasi yang diraih para siswa, baik di bidang akademik maupun non akademik. MAN 2 Kota Malang mencatat ada 393 siswa yang terlibat dalam pencapaian prestasi akademik sepanjang 2021. Selain itu, tercatat ada 37 prestasi non akademik yang diraih para siswa.

“Kami menyebut tahun ini sebagai tahun prestasi. Hampir semua kejuaraan nasional yang kami ikuti, baik yang diselenggarakan Kemenag, Kemendikbud, maupun lainnya, ada siswa MAN 2 Kota Malang yang meraih medali,” jelasnya.

Prestasi nasional yang diraih siswa MAN 2 Kota Malang, antara lain: Medali Emas Bidang Fisika Terapan dan Rekayasa (FTR) dan Medali Perak Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KoPSI) Bidang Matematika Sains dan Teknologi (MST). Kedua kompetisi ini digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia secara online, 15 – 20 November 2021. Prestasi lainnya adalah Special Award National Young Inventors Award Ke-14 yang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Oktober 2021, Medali Perak bidang Matematika Terintegrasi dan Medali Emas bidan Fisika Terintegrasi pada Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Nasional tahun 2021 yang digelar Kemenag.

Di level internasional, sejumlah prestasi yang diraih siswa MAN 2 Kota Malang antara lain: Medali Perunggu International Physics Olympiad (IPhO) 2021, Medali Perak Asian Physics Olympiad yang digelar National Taiwan Normal University, Medali Emas International Economics Olympiade (IEOx) Winter Chalenge 2021, serta Medali Perunggu (Data Mining Test), peringkat 3 Student Choice in Earth System  Art, Peringkat 2 Student Choice in Art for Art’s Sake, Predikat Good pada National Team Field Investigation (NTFI), Predikat Good pada National Team Field Investigation (NTFI), dan Predikat Good pada Earth Science Project pada 15th International Earth Science Olympiad (IESO) 2021 yang digelar secara online oleh International Geoscience Education Organization (IGEO) Rusia.

Terbaru, empat siswa MAN 2 Kota Malang meraih beasiswa Indonesia Maju – LPDP untuk kuliah S1 pada perguruan tinggi di luar negeri. Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) untuk kuliah S1 di luar negeri baru kali pertama dibuka. Selama ini, besiswa luar negeri pada program LPDP difokuskan untuk program magister (S2) dan doctoral (S3).

Selain prestasi akademik, siswa MAN 2 Kota Malang juga banyak meraih prestasi non akademik, antara lain: Juara 2 8th Mobile Chess X Community Hero Championship 2021 (Under 17 for Girls) yang digelar Ministry of Education Malaysia, Juara 1 Madrasah Robotic Competition (MRC) 2021 Kategori Robot Rancang Bangun, dan Juara 1 Surat Santri kepada Presiden Jokowi yang digelar Kementerian Agama dalam rangka Peringatan Hari Santri.

Visi MAN 2 Kota Malang
Kepada Humas, Yoga mengatakan perkembangan pesat prestasi MAN 2 Kota Malang tidak terlepas dari semangat untuk turut berpartisipasi aktif menjalankan amanah undang-undang yakni mencerdaskan anak bangsa sekaligus menggelorakan syiar madrasah dan kementerian agama. “Selain itu, kami juga ingin bisa mengambil peran aktif dalam slogan besar kementerian agama yakni Madrasah Mandiri Berprestasi dan Hebat Bermartabat,” tegasnya.

Menurut Yoga, MAN 2 Kota Malang telah merumuskan visi madrasah yang digagas bersama oleh seluruh stakeholders dan tokoh-tokoh pendidikan, khususnya di Kota Malang. Visi itu menjadi pedoman bersama dalam membangun madrasah unggul. Visi MAN 2 Kota Malang adalah 'Terwujudnya madrasah model yang menjadi pusat keunggulan dan rujukan dalam bidang akademik, non akademik, dan akhlaq karimah'. Visi ini menjadi semacam energi yang menggerakkan seluruh warga madrasah untuk selalu berkarya dan berinovasi. 

“Melalui kegiatan raker tahunan seluruh stakeholders madrasah, kami secara seguler mengevaluasi dan menyesuaikan program-program madrasah yang berorientasi pada peningkatan prestasi madrasah. Kami juga secara regular melakukan kegiatan penyegaran atau upgrading kompetensi guru dan tenaga kependidikan di MAN 2 Kota Malang melalui kegiatan-kegiatan yang diisi oleh pakar di bidangnya,” tuturnya. 

Strategi Pembelajaran
Untuk melahirkan jawara-jawara di berbagai kompetisi dan lulusan-lulusan yang sangat kompetitif sehingga banyak diterima di perguruan tinggi ternama, dalam dan luar negeri, termasuk menembus beasiswa LPDP Program S1, tentu ada strategi yang dilakukan MAN 2 Kota Malang. Melalui pesan singkat, Kepala MAN 2 Kota Malang, Mohammad Husnan,  menjelaskan secara umum strategi pembelajaran yang dilakukan tidak berbeda dengan madrasah atau sekolah lainnya. Bedanya, MAN 2 Kota Malang sudah melakukan pemetaan minat mata pelajaran peserta didik sejak penerimaan. Selain itu, di awal semester 1, sudah dilakukan seleksi peserta didik yang berminat untuk masuk menjadi anggota kelas olimpiade. 

“Nah, melalui kelas-kelas olimpiade itulah kegiatan bimbingan sesuai mapel yang menjadi minat peserta didik diberikan secara terstruktur,” papar Husnan. 

Pemberdayaan alumni, lanjutnya, juga menjadi kekuatan lain dalam penyelenggaraan program olimpiade dan riset di MAN 2 Kota Malang. Menurutnya, para alumni yang juga pernah meraih medali olimpiade dan riset diberdayakan sebagai tutor untuk mendampingi para guru melakukan pendampingan dan pembimbingan kepada adik-adiknya. 

“Daya juang para alumni yang pernah meraih medali ini sungguh menjadi kekuatan tersendiri bagi penyelenggaraan program-program pembinaan yang dilakukan madrasah. Jumlah mereka juga cukup banyak,” ungkap Husnan. 

Selain kelas olimpiade, madrasah juga memfasilitasi peserta didik lain untuk mendapatkan layanan belajar melalui klub olimpiade yang biasanya dilakukan setelah jadwal kegiatan pembelajaran resmi madrasah. Peserta klub olimpiade tetap bisa mengikuti pembinaan yang dilakukan kepada peserta kelas olimpiade. 

“Madrasah juga memberikan kelas tambahan yang wajib diikuti semua peserta didik, yakni kelas persiapan TOEFL (TOEFL Preparation Class) selama dua tahun. Kami menganggap kelas TOEFL tersebut sangat penting mengingat banyaknya peserta didik MAN 2 Kota Malang yang berorientasi kuliah ke luar negeri,” sebut Husnan

Insan Pro, Madu Manja, & Edupanda
Meski sarat prestasi, Husnan mengatakan bahwa ke depan MAN 2 Kota Malang ingin menjadi madrasah Aliyah yang tidak hanya berprestasi (akademik dan non akademik), tapi juga mampu mendidik alumni yang memegang teguh akhlakul karimah. Karena saat ini sudah mampu menjadi jawara di level nasional, MAN 2 Kota Malang ke depan ingin menaikkan tingkat pencapaian madrasah ke level internasional.

Menurutnya, ada tiga program inovasi unggulan madrasah yang saat ini dijalankan, yakni: Insan Pro, Madu Manja, dan Edupanda. Pertama, Insan Pro atau Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Program Olimpiade dan Riset. Maknanya, peserta didik MAN 2 Kota Malang harus tetap memiliki ciri khas dalam kegiatan olimpiade dan riset yang dilakukan dengan selalu mengintegrasikan aqli dan naqli. Mereka harus tetap melakukan kegiatan-kegiatan religius dalam setiap kegiatan pembimbingan dan pendampingan.  

Dalam rangkan mendukung program Insan Pro, MAN 2 Kota Malang menggandeng Ma’had Al Qalam dan lembaga pendidikan di luar negeri yang sudah berpengalaman melakukan integrasi aqli dan naqli dan kegiatan ilmiah mereka.

“Saat ini, kami berkolaborasi dengan Genius Insan College, Malaysia yang berinduk kepada Univeristi Sains Islam Malaysia (USIM). Harapannya antara lain adalah memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berkolaborasi dengan teman-teman sejawat mereka di level internasional,” jelas Husnan. 

Kedua, Madu Manja atau MAN Dua Kota Malang Menjelajah Dunia. Lembaga pendidikan ini sangat berharap alumni madrasah bisa menjadi bagian dari masyarakat dunia yang berprestasi dan diperhitungkan. Program-program yang dikembangkan dan dilaksanakan antara lain: penyelenggaraan kelas TOEFL, kerjasama Sister Schools dengan sekolah di luar negeri, guru tamu internasional, dan kolaborasi dengan lembaga-lembaga pendidikan baik domestik maupun internasional. “Kami juga menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi di dalam dan luar negeri,” ujarnya.

Ketiga, Edupanda merupakan rintisan aplikasi layanan pendidikan yang dikembangkan MAN 2 Kota Malang, berupa absen online, jurnal pembelajaran online, dan lainnya. Aplikasi tersebut dimaksudkan untuk mempermudah seluruh warga madrasah mendapatkan akses layanan secara digital sesuai dengan kebutuhan saat ini yang memang serba digital tersebut. 

“Mari kita niatkan semua kegiatan belajar di madrasah ini sebagai bagian dari ibadah dan menjadikan semangat berprestasi sebagai bagian dari syiar madrasah dan agama Islam,” ajak Husnan. 

“Sudah saatnya kita menunjukkan bahwa anak-anak madrasah pun bisa berprestasi maksimal baik di kancah nasional maupun internasional jika memang diberikan akses dan kesempatan yang sama. Dan MAN 2 Kota Malang sudah membuktikan itu semua,” tandasnya.