Beritakanlah Kebenaran Menurut Kehendak Roh Kudus dan Firman Tuhan

Saudara-saudara umat Kristen di seluruh Indonesia dalam kasih Tuhan Yesus Kristus!

Minggu lalu, tepatnya 23 Mei 2021,kita memperingati dan merayakan satu peristiwa yang amat penting bagi kehidupan kita selaku umat Tuhan, yakni peristiwa Pentakosta atau Hari. pencurahan Roh Kudus. Pencurahan Roh Kudus itu terjadi sesuai perkataan dan janji Tuhan Yesus sendiri sebelum Ia menderita, mati, dan bangkit dari antara orang mati.

Kata Yesus, antara lain: "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran” (Yoh.14:16dan17).

“Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu” (Yoh.14:26).

“Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagik kamu, jikalau Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi (ke Rumah Bapa di surga), Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia (Roh Kudus) itu kepadamu” (Yoh.16:7-8).

Inilah perkataan-perkataan janji Tuhan Yesus tentang Roh Kudus yang akan datang itu. Nah, ketika murid-murid Yesus dan orang-orang percaya di Yerusalem sedang berkumpul di satu rumah, terjadilah peristiwa Pentakosta, Roh Kudus dicurahkan dari langit sebagaimana disaksikan dalam Kitab Para Rasul 2:1-4. 

Demikianlah janji Tuhan Yesus tentang Roh Kudusdigenapi. Karena itu, haruslah kita ketahui dan imani bahwa sejak saat itu, kini dan sampai akhir zaman, Roh Kuduslah yang berperan dalam kehidupan kita dan dunia ini. Sebagaimana kata Yesus: "Ia akan menyertai kamu sampai selama-lamanya” (Yoh.14:24).

Saudara-saudara dalam kasih Kristus, Firman Tuhan Yesus yang disampaikan kepada kita hari ini adalah: “Apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu dalam seluruh kebenaran” (Yoh.16:13). Selaku orang-orang yang telah dikuduskan dan dibenarkan di hadapan hadirat Bapasorgawi oleh karya penebusan Yesus melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Yesus menghendaki supaya kita yang beriman kepada-Nya tetap hidup dalam kebenaran Firman-Nya melalui pimpinan Roh Kudus-Nya.

Saudara-saudara dan saya tidak dapat hidup dalam kebenaran terlepas dari pimpinan Roh Kudus dan Firman-Nya. Kebenaran itu adalah kekal dan absolut. Tidak ada kebenaran yang relatif dan sementara sesuai kondisi dan waktu tertentu. Di sepanjang sejarah kehidupan manusia,ada saja orang-orang atau kelompok-kelompok tertentu yang merekayasa dan memanipulasi kebenaran menurut motivasi dan kepentingan dirinya atau kelompoknya. Dan itu terjadi dalam berbagai aspek kehidupan manusia.