BPJPH Kemenag dan Masjid Istiqlal Jalin Kerja Sama Pengembangan Jaminan Produk Halal

Jakarta (Kemenag) --- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama dan Badan Pengelola Masjid Istiqlal menjalin kerja sama pengembangan Jaminan Produk Halal (JPH). Sinergi ini ditandai penandatanganan nota kesepahaman atau MoU oleh Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham dan Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar.

Penandatanganan MoU berlangsung di VIP Room Masjid Istiqlal Jakarta, bersamaan Kick Off Istiqlal Halal Expo dan Press Conference Milad ke-44 Masjid Istiqlal. "Saya mengapresiasi inisiatif Masjid Istiqlal, dan ini telah memberi uswah khususnya bagi seluruh masjid se-Indonesia, bahwa masjid bukan hanya sebagai pusat kegiatan ritualitas ibadah semata." ungkap Aqil Irham usai menandatangani MoU, Rabu (6/1/2022).

Aqil Irham menjelaskan bahwa masjid yang dibangun Rasulullah SAW, selain sebagai tempat ibadah, juga menjadi pusat kegiatan untuk menata kehidupan masyarakat, serta membangun peradaban bangsa. "Dan ini menjadi benchmark Masjid Istiqlal yang menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan termasuk ekonomi, budaya, dan peradaban bangsa," kata Aqil Irham.

"Dengan adanya  produk halal berbasis masjid, ini tentu sangat menarik. Ini berarti menambah satu lagi ekosistem halal di Indonesia, yaitu masjid," imbuhnya.

Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengatakan bahwa masjid Istiqlal merupakan rumah kebanggaan umat di Indonesia. Bahkan, menjadi kiblat peradaban dunia Islam masa depan.

"Kita akan tunjukkan bahwa masjid adalah benar-benar rumah kemanusiaan untuk mengangkat martabat kemanusiaan itu sendiri tanpa melihat agama apapun, jenis kelamin apapun," kata Nasaruddin Umar.

"Jadikanlah Masjid Istiqlal sebagai arena pengabdian. Bukan hanya untuk memberdayakan Masjid Istiqlal itu sendiri, tetapi kita mengobsesikan bagaimana Istiqlal memberdayakan umat. Jadi kita memberdayakan masjid tapi sekaligus juga masjid memberdayakan kita." imbuhnya.

Sejak diresmikan pada 23 Desember 2020, Istiqlal Indonesia Halal Center (IIHC) mendapat dukungan dari berbagai pihak agar Masjid Istiqlal menjadi bagian dari Halal Hub Indonesia yang berdaya saing global. Dalam satu tahun terakhir, program IIHC telah berhasil membangun ekosistem UMK produk halal bersama institusi terkait, melalui program pelatihan dan pendampingan dalam wadah business incubator center, halal center, business matching, pengembangan e-commers (e-istiqlal), dan forum diskusi bersama bagi pelaku UMK produk halal. Juga, akselerasi produk untuk masuk ritel dan ekspor.

Oleh karena itu, dalam rangka mendukung terwujudnya ekosistem halal di Indonesia sekaligus memperingati Milad ke-44, Masjid Istiqlal untuk pertama kalinya menggelar Istiqlal Halal Expo 2022. Kegiatan ini persembahan dari Istiqlal Global Fund (IGF) Badan Pengelola Masjid Istiqlal dengan dukungan dan sinergi dari Kementerian terkait, Yayasan BIG Indonesia, Institusi/lembaga terkait lainnya, serta para pelaku UMK produk halal. Dengan mengusung tema "Becoming the Biggest Halal Market", acara ini diselenggarakan di area Masjid Istiqlal pada 5 Januari sampai 27 Februari 2022, dengan target pengunjung lebih dari 2.000 perhari dengan menerapkan standar protokol kesehatan.

Selain dengan BPJPH, Badan Pengelola Masjid Istiqlal juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) Kementerian Perindustrian terkait penyelenggaraan fasilitasi sertifikasi halal. Ada juga MoU antara Masjid Istiqlal dengan PT Lulu Group Ritel terkait kerja sama layanan zakat dan wakaf serta pengembangan produk UKM halal binaan Masjid Istiqlal. 

Hadir dalam acara, Kepala Pusat Kerja Sama dan Standardisasi Halal BPJPH Siti Aminah, Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH Mastuki, Kepala Pusat Pemberdayaan Industri Halal Kemenperin Junadi Marki, Corporate Affair PT Lulu Group Ritel Lutfi Hasan, Kepala Badan Ekonomi Syariah KADIN Taufan E.N Rotorasiko, Direktur Penjualan dan Distribusi Bank Syariah Indonesia (BSI) Anton Sukarna, Asep Saifuddin Ketua Pelaksana Milad ke-44 Masjid Istiqlal, Dirut Istiqlal GLobal Fund (IGF) Mulyono Lodji, serta Direktur Pengembangan Usaha Halal & Ekonomi & Keuangan Syariah IGF Dwi Andayani. Acara yang digelar dengan protokol kesehatan tersebut juga dihadiri secara virtual oleh para pelaku UMKM serta para fasilitator nasional dan daerah dari seluruh Indonesia.