Cuti Bersama 2009, Empat Hari

Jakarta,9/6 (Pinmas)--Jumlah hari cuti bersama tahun 2009 sebanyak empat hari, berkurang satu hari dibandingkan tahun sebelumnya. Tujuan dari pengurangan cuti bersama ini untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie, di kantornya, Senin, tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2009. Aturan tentang itu tertuang dalam SKB (Surat Keputusan Bersama) yang ditandatang tiga menteri, menteri agama, menteri tenaga kerja dan transmigrasi dan menteri negara pendayagunaan aparatur negera. "Tahun 2007 cuti bersama enam hari, tahun 2008 menjadi lima hari dan tahun 2009 menjadi empat hari. Dalam SKB ini total hari libur nasional selama tahun 2009 sebanyak 13 hari," kata pria yang akrab disapa Ical. Libur nasional itu, 1 Januari, hari Kamis (tahun baru Masehi) 26 Januari, hari Senin (tahun baru Imlek 2560), 9 Maret, hari Senin (Maulid Nabi Muhammad Saw), 26 Maret, hari Kamis (Hari Nyepi dan tahun baru Saka 1931), 10 April hari Jumat (wafat Yesus Kristus) 9 Mei, hari Sabtu (Hari Raya Waisak tahun 2553), 21 Mei hari Kamis (kenaikan Isa Almasih), 20 Juli hari Senin (Isra Mi`raj Nabi Muhammad Saw), 17 Agustus, hari Senin (hari Kemerdekaan RI), 21-22 September, hari Senin dan Selasa (Idul Fitri 1430 Hijriah), 27 November, hari Jumat (Idul Adha 1430 H), 18 Desember hari Jumat (Tahun Baru 1431 Hijriah), 25 Desember, hari Jumat (hari Natal). Sementara hari cuti bersama: 2 Januari, hari Jumat (tahun baru Masehi), 18 September, hari Jumat (Idul Fitri), 23 September, hari Rabu (Idul Adha), 24 Desember, hari Kamis (Natal). Seusai penandatanganan SKB, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menneg PAN) Taufiq Effendi mengatakan libur nasional dan cuti bersama tidak akan berlaku bagi unit-unit layanan umum. Khusus untuk liburan Idul Fitri, SKB menyebutkan libur mulai 18 September (Jumat) hingga 23 September, sehingga total hari libur untuk perayaan keagamaan ini adalah enam hari.(jhr/ts)