Depag Siap Dirikan Madrasah Internasional Di Berbagai Provinsi

Jakarta , 11/10 (Pinmas)--Guna menyiapkan sumber daya manusia yang handal dan siap bersaing di era globalisasi, Departemen Agama siap mewujudkan madrasah bertaraf internasional di berbagai daerah menyusul keberadaan madrasah internasional berskala nasional di Serpong, Banten dan Gorontalo. Demikian disampaikan Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Drs HM. Suparta, di Jakarta, Rabu (10/10). “MAN Insan Cendekia kini dialihkan tanggung jawab dari Kanwil ke Pusat, baik yang di Serpong maupun Gorontalo, karena standar internasional berskala nasional,” ucapnya. Di samping itu lanjutnya, tengah disiapkan madrasah internasional tingkat provinsi, yaitu madrasah yang dibiayai bersama antara Kanwil Depag dengan Pemerintah Daerah setempat. Saat ini sudah ada tiga tempat yang menyatakan siap, yakni Riau, Kalimantan Timur dan Daerah Isitimewa Yogyakarta.

“Animo Pemda untuk mendirikan madrasah bertaraf internasional cukup tinggi, berbagai proposal yang disampaikan kepada Depag cukup banyak dan setelah dilakukan penilaian ternyata DIY jauh lebih siap dibanding daerah lainnya,” kata Suparta seraya menambahkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubowono X sudah menyiapkan lahan 11 hektar di Kabupaten Bantul. "Depag akan segera merealisasinya pada anggaran 2008," jelasnya. Mengenai pembiayaannya, menurut Suparta, akan ditanggung bersama antara Pemprov DIY dan Depag. Komposisinya 50 berbanding 50 persen, sedangkan siswanya diharapkan berasal dari daerah setempat. Suparta mengatakan, di tanah air pada awalnya memiliki dua madrasah bertaraf internasional di Serpong dan Gorontalo. Lembaga pendidikan Islam di kedua daerah tersebut awalnya berdiri atas inisiatif BJ Habibie saat menjabat Menristek/ Kepala BPPT, termasuk pembiayaannya ditanggung.

Sedangkan siswanya berasal dari seluruh wilayah Indonesia. Setelah beberapa tahun berjalan, pembiayaannya tersendat. Depdikbud, saat itu, yang dimintai bantuannya pun tak punya dana. Demikian pula pemerintah daerah setempat. Akhirnya Depag mengambil inisiatif. “Seluruh biaya ditanggung pusat, tak ada lagi orang tua ditarik biaya, sampai kaos kaki dibelikan,” ujar Suparta. Menurut Suparta, setiap tahunnya Depag mengalokasikan dana untuk Madrasah Insan Cendikia Internasional di Serpong, Tangerang, Banten, sebesar Rp 6,5 miliar. Sedangkan untuk Madrasah Insan Cendikia Internasional Gorontalo sekitar Rp 5,5 miliar. (ks)