Dongeng “Pemalas” Mahasiswa IAIN Ponorogo Juara Lomba Dongeng Nasional

Ponorogo (Kemenag) --- Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Ponorogo Asyikin Rantikasari meraih Juara Pertama  Lomba Mendongeng Tingkat Nasional.

Gadis yang akrab di panggil Asyikin ini berhasil mengharumkan nama almamaternya dalam kompetisi daring bertajuk “Tanpa Imajinasi Anak Tak Bisa Berkreasi”. Ajang ini  diselenggarakan HMP Golden Age Universitas Jember.

"Setiap peserta menguplod video mendongeng di akun youtube masing-masing dan juri akan menilai video yang dikirimkan," tutur Asyikin di Ponorogo, Senin (3/5/2021).

Asyikin yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) membawakan dongeng dengan judul “Pemalas”. Dongeng ini menceritakan tentang dua anak TK yang akan mengikuti lomba menyanyi, yaitu Jingga dan Tara. Tara yang merasa dirinya sudah pandai bernyanyi enggan berlatih dan merasa akan mendapat juara satu.

Sementara Jingga sangat rajin berlatih bukan karena ingin mendapat juara satu, namun agar dapat tampil dengan maksimal. Sampai akhirnya Jingga yang mendapat juara pertama, dan Tara hanya bisa menangis karena saat tampil bernyanyi dia lupa lirik.

Asyikin dinilai membawakan dongeng ini dengan ekspresif, semangat, dan bagus. Alur ceritanya mudah dipahami, termasuk oleh anak-anak. Cerita ini ditutup Asyikin dengan pesan untuk menjadi orang yang bersungguh-sungguh, tidak malas, untuk meraih cita-cita dan keinginan. Sebab, malas akan membawa pada penyesalan.

Rektor IAIN Ponorogo Evi Muafiah mengapresiasi prestasi anak didiknya. “Prestasi yang diraih Asyikin sangat membanggakan, semoga diikuti oleh mahasiswa IAIN Ponorogo lainnya”, katanya.

Evi menambahkan jajarannya memberikan support agar setiap civitas akademika memberikan prestasi dengan karya-karya terbaiknya, termasuk para mahasiswa. (Humas/RB)