DPR Ingin Kualitas Pelayanan Asrama Haji Seperti Hotel di Makkah dan Madinah

Kemenag (Solo)---- Proses pemulangan jemaah haji asal Jawa Tengah masih terus berlangsung. Tercatat hingga hari ini, Senin (1/8/2022), sudah ada 23 kloter dengan total 8.244 jemaah.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, berharap kualitas asrama haji semakin membaik. Hal itu disampaikan Marwan saat mengunjungi Asrama Haji Donohudan, Jawa Tengah.

Kunjungan tersebut menjadi rangkaian program Reses Komisi VIII tahun 2022. Para legislator turun ke bawah guna mengecek langsung beberapa program pemerintah, termasuk pelayanan Asrama Haji dan proses pemulangan jemaah haji di Asrama Haji Donohudan.

“Kami dari Komisi VIII dalam kunjungan Reses di Kota Solo sudah melakukan serangkaian diskusi dengan berbagai pihak, termasuk Gubernur, Walikota Solo dan Pengelola Asrama Haji guna memastikan layanan jemaah haji bisa diberikan yang terbaik,” kata Marwan di Asrama Haji Donohudan.

“Kita berharap peningkatan layanan bagi jemaah haji ada perubahan dari tahun ke tahun, karena kami bisa menginterfensi anggaran dari pemerintah pusat,” sambung Marwan yang juga sebagai ketua Rombongan dalam Reses Komisi VIII ini.

Wakil Ketua Komisi VIII ini menilai bahwa Asrama Haji Donohudan secara umum cukup baik. “Asrama haji ini cukup baik dari segi kebersihan, fasilitas yang didapatkan oleh jemaah, dekatnya antar fasilitas seperti penginapan, aula dan ruang pemeriksaan kesehatan saya nilai cukup baik,” jelas Marwan.

Namun demikian, Komisi VIII DPR masih menginginkan pelayanan yang lebih baik lagi. Dia berharap ke depan pelayanan asrama haji tidak jauh berbeda dengan hotel-hotel yang ditempati jemaah di Makkah dan Madinah.

“Komisi VIII ini berharap pengelolaan asrama haji ke depan agar ditingkatkan dan ingin mendekatkan hotel-hotel yang ditempati jemaah di Makkah dan Madinah itu, semirip itulah Asrama Haji. Yang diinginkan itu bukan Asrama Haji lagi namanya, tapi Hotel Haji,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi di Solo sejumlah pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama, antara lain Sekretaris Ditjen Bimas Islam Fuad Nasar, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono, Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha pada Ditjen Bimas Buddha, Supriyadi, Kepala Biro Humas, Data dan Informasi, Akhmad Fauzin, Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah Musta’in Ahmad dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Yogyakarta Masmin Afif.