Empat Perwakilan Negara Sahabat Hadiri Dialog Lintas Agama di Manado

Manado (Kemenag) --- Kementerian Agama terus memantapkan program penguatan Moderasi Beragama lewat berbagai kegiatan dengan mengandeng tokoh lintas agama hingga generasi millenial. 

Di Manado misalnya, Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama menggelar dialog lintas agama dalam rangka penguatan Moderasi Beragama. 

Tidak hanya mengundang tokoh lintas agama di Indonesia, dalam dialog penguatan Moderasi Beragama yang berlangsung 20 - 22 November ini, PKUB juga mengundang dan mengajak partisipasi perwakilan negara sahabat. 

Kepala PKUB Kemenag RI Wawan Djunaedi mengatakan peserta perwakilan dari negara sahabat yang ikut dalam rangkaian Dialog Lintas Agama Penguatan Moderasi Beragama yakni Anja Josefin Teottner (Swedia), Gregory John Redden (AUS), Wiliam Anthony Jennings (Inggris), dan Jewel Lee La Russa (USA). 

"Alhamdulillah kita bisa berkumpul di Manado sebuah kota yang dijuluki kota toleransi dan menjadi laboratorium kerukunan umat beragama di Indonesia," kata Wawan dalam laporannya sebagai Ketua Panitia Dialog Lintas Agama Penguatan Moderasi Beragama di Kota Manado, Sabtu (20/11/2021). 

"Dialog lintas agama ini merupakan kegiatan besar yang kami gelar untuk mengawal langkah Kementerian Agama dibawah kepemimpinan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam program prioritas Moderasi Beragama," sambung Wawan. 

Ditambahkan Wawan, Sulawesi Utara dikenal dengan manajemen kerukunan umat beragama yang patut diapresiasi dan dijadikan model bagi daerah lain di Indonesia.

Ia mencontohkan dalam menyambut perayaan hari keagmaan umat nasrani dan muslim bisa bergandengan tangan menyukseskan perayaan agama dengan damai dan rasa kekeluargaan. 

Ditambahkan Wawan Moderasi Beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa. 

Moderasi beragama bukanlah upaya memoderasikan agama, melainkan memoderasi pemahaman dan pengamalan dalam beragama.

Sejumlah kegiatan yang digelar PKUB Kemenag bersamaan dengan Pekan Kerukunan Internasional 2021 di Manado diantaranya seminar Nilai-nilai Universal dalam Perspektif Agama-Agama (Islam, Kristen, 
Katolik, Hindu, Buddha, Khonghucu). 

Kegiatan ini menghadirkan para tokoh lintas agama seperti Dr. KH. Imam Nakha'I, MA; Pdt. Krise Gosal; Rm. Agustinus Heri Wibowo; Tiwi Etika, Ph.D; Romo Suhadi Sendjaja; Ws. Budi Suniarto.

Ada juga Sketsa Kehidupan Beragama di Indonesia dengan menghadirkan narasumber Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid dan Dr. Zainul Hamdi. 

Rangkaian Dialog Lintas Agama Penguatan Moderasi Beragama akan ditutup dengan Program Prioritas Tahun Toleransi dan Religiousity Index serta Best Practice of Religious Tolerance yang diisi oleh perwakilan negara sahabat. 

Hadir dalam pembukaan Sekdaprov Sulut,  Staf Ahli Menteri Agama Bidang Manajemen Komunikasi dan Informasi Adiyarto Sumardjono, Kakanwil Kemenag Sulut Anwar Abubakar, perwakilan FKUB se Indonesia, pejabat eselon I dan II Kementrian Agama, mahasiswa, penyuluh agama, para tokoh lintas agama dan ormas keagamaan serta perwakilan K/L.