Eny Yaqut Ajak DWP UHN Ambil Peran Tangani Pandemi Covid-19

Bangli (Kemenag) ---- Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Eny Retno Yaqut Cholil Qoumas mengajak anggota DWP Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN IGB) Sugriwa Denpasar untuk ikut ambil peran dalam penanganan pandemic Covid-19.

Eny Yaqut minta DWP UHN tidak hanya melakukan upaya pencegahan pandemi untuk diri sendiri, tetapi juga mengajak perempuan lain di sekitarnya agar bangkit secara bersama-sama. "Mari kita sama-sama untuk bangkit ditengah situasi Pandemi," tambah Eny Yaqut saat berkunjung di Kampus UHN IGB Sugriwa, di Bangli, Sabtu (11/9/2021).

"Ibu-Ibu harus semangat terus dan bisa menularkan semangatnya kepada ibu-ibu lain. Demi menyongsong perubahan yang lebih baik di masa mendatang," sambungnya.

Ibu yang akrab disapa Simbok Emban ini menjelaskan, pandemi Covid-19 telah berdampak pada hamper seluruh lini kehidupan, baik sosial, agama, budaya, dan ekonomi. Kondisi ini menuntut masyarakat, termasuk DWP Kemenag untuk beradaptasi dan tetap optimis dalam menghadapi pandemi.

"Saya mengajak para Ibu di UHN IGB Sugriwa, untuk bisa beradaptasi dan bangkit dari kondisi ini," pesan Eny Retno Yaqut. 

Dalam kesempatan ini, Eny Yaqut juga turut menyaksikan pelepasan burung ke alam bebasdan menanam pohon Nagasari di halaman Kampus, Bangli.

Menurut Ketua DWP UHN IGB Sugriwa Denpasar, Relin Denayu E, pohon Nagasari dinilai sakral bagi masyarakat Bali. Naga berarti kesuburan dan kemakmuran, Sari diartikan sebagai inti atau pusat.

"Jadi pohon Nagasari ini memiliki makna sebagai pusat kemakmuran atau inti kesejahteraan. Pohon ini hanya bisa tumbuh/hidup di beberapa tempat dan di Bali biasanya tertanam di areal Pura," kata Relin Denayu E.