Gelar Rakor, Kemenag Bahas Peningkatkan Akuntabilitas PTKN BLU

Bogor (Kemenag) --- Kementerian Agama  menggelar Rapat Koordinasi Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN)  berstatus Badan Layanan Umum (BLU) 2021, di Bogor, Jawa Barat. Kegiatan yang mengangkat tema BLU Sehat dan Akuntabel ini digelar oleh Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Sekretariat Jenderal Kemenag ini diikuti oleh para pimpinan dari 19 PTKN berstatus BLU dan 6 PTKN Non-BLU. 

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran pemimpin BLU dalam pelaksanaan tugas dan fungsi BLU yang bersih, akuntabel, dan transparan. Ini utamanya, terkait dengan aspek keuangan dan layanan,” tutur Kepala Biro Keuangan dan BMN (Karo Keuangan dan BMN) Setjen Kemenag Subarja, Senin (27/9/2021). 

“Saya bahagia, hari ini seluruh Rektor PTKN yang berstatus BLU bisa hadir semua di sini. Ini menunjukkan komitmen untuk bersama-sama memperbaiki kualitas pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama,” imbuh Subarja. 

BLU PTKN pada Kemenag, lanjut Karo Keuangan dan BMN, selama ini telah memberikan kontribusi yang besar bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Namun, ia mengingatkan, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan BLU PTKN. 

“Berdasarkan temuan BPK, masih ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan dalam PTKN BLU. Pertama, selisih dana kelolaan BLU dengan Surat Pengesahan Belanja dan Pendapatan BLU. Kedua, satker BLU di lingkungan Kemenag belum seluruhnya diperiksa atau menganggarkan biaya pemeriksaan oleh Kantor Akuntan Publik,” ungkap Subarja. 

Adapun catatan lainnya,  masih ditemukan adanya pendapatan yang belum disetor ke kas BLU, terdapat mekanisme belanja tanpa dokumen perencanaan dan revisi RBA. “Selain itu, masih juga ditemukan penguasaan aset BLU oleh pihak ketiga atau pun pemanfaatan asset BLU yang belum optimal. 

Kegiatan yang dibuka Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar, akan digelar selama tiga hari, mulai 27-29 September 2021. Sejumlah narasumber dihadirkan dalam rapat koordinasi yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini. Mulai dari Ditjen Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Ali Irfan, hingga  Direktur PPK BLU Kementerian Keuangan yang akan memberikan materi terkait “Current Issue BLU dan Upaya Pencapaian BLU Sehat dan Akuntabel”. 

Berikut data 19 PTKN berstatus BLU: 
1.UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; 
2.UIN Sunan Gunung Djati Bandung;
3.UIN Sunan Maulana Hasanuddin Banten;
4.UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; 
5.UIN Sunan Ampel Surabaya; 

6.UIN Maulanan Malik Ibrahim Malang; 
7.UIN Walisongo Semarang; 
8.UIN Allaudin Makassar; 
9.UIN Ar-raniry Aceh; 
10.UIN Imam Bonjol Padang; 

11.UIN Raden Fatah Palembang; 
12.UIN Sultan Thaha Syaifuddin Jambi; 
13.UIN Raden Intan Lampung; 
14.UIN Syarif Kasim Riau; 
15.UIN Rektor UIN Sumatera Utara; 

16.UIN Mataram; 
17.IAIN Bukittinggi; 
18.UIN Syahid Rahmatullah Tulungagung; 
19.UIN KH Achmad Siddiq Jember.