Jawab Tantangan Zaman, FORDETAK Rumuskan Kembali Paradigma Fakultas Tarbiyah

Palangkaraya (Kemenag) --- Berkembangnya teknologi dan inovasi pendidikan mengakibatkan terjadinya persaingan internasional dalam dunia pendidikan, tidak terkecuali Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Untuk itu, PTKIN dituntut dapat meningkatkan kualitas dan menemukan formula dalam menghadapi persaingan ini.

PTKIN harus dapat meningkatkan kualitas kompetensi kualitas lulusan, kemampuan bahasa internasional, kemananpuan bekerjasama, hasil penelitian hingga program yang dilaksanakan. "Negara sudah mengamanahkan tujuan pendidikan pada perguruan tinggi seperti yang sudah disebutkan pada Undang-undang No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi Bab I pasal 5," ujar Sururin Ketua Forum Dekan Tarbiyah dan Keguruan (FORDETAK) di Palangkaraya, Senin (14/3/2022).

"Melihat tantangan dan amanah yang negara berikan, FORDETAK mencoba mengubah paradigma Fakultas Tarbiyah di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)," lanjutnya.

Sururin juga mengatakan bahwa selain perubahan paradigma Fakultas Tarbiyah, FORDETAK juga memiliki misi dengan tujuan, membina dan mengembangkan kerjasama Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN, IAIN dan STAIN se Indonesia, membina dan mengembangkan program pendidikan pada Fakultas Tarbiyah secara nasional, menetapkan standar mutu sumberdaya dan penyelenggaraan pendidikan.

"Untuk menuju kesetaraan standar lulusan yang memiliki kompetensi dalam ilmu teknologi dan profesi keguruan, FORDETAK berusaha meningkatkan mutu pendidikan pada Fakultas Tarbiyah, sehingga mimpi untuk mewujudkan Fakultas Tarbiyah dan keguruan menjadi Fakultas yang berkualitas dan berdaya saing di tingkat regional dan global dapat benar-benar terwujud," terang Sururin.

"Selain itu, menghadapi society 5.0, kita membutuhkan literasi seperti spritual / religius, bahasa dan komunukasi, digital dan informasi, data dan numerasi, finansial serta multibudaya dan kolaburasi untuk itu kami mengadakan pertemuan FORDETAK  ini," lanjutnya.

FORDETAK merupakan forum yang beranggotakan dekan-dekan dari 58 PTKIN yang berasal dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan (FTIK), dan Fakultas Tarbiyah pada UIN, IAIN  dan STAIN seluruh Indonesia.

Tahun 2022 ini FORDETAK mengadakan Seminar Nasional dan Focus Group Discussion (FGD) secara hybrid yang berlangsung dari tanggal 14 hingga 16 Maret 2022 di Palangkaraya Kalimantan Tengah dan di buka oleh Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi.