Kanwil Kemenag Bali Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani

Denpasar (Kemenag) --- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Bali yang dinahkodai Komang Sri Marheni bertekad mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Sebelumnya, Kanwil Kemenag Bali telah mendapat predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Plt Kepala Biro Humas Data dan Informasi (HDI) sekaligus Sekretaris Menteri Agama Thobib Al-Asyhar dalam Kunjungan kerjanya ke Provinsi Bali mengaku kagum dengan prestasi dan inovasi dari jajaran Kanwil Kemenag Bali, khususnya dalam melayani umat beragama dan birokrasi bebas korupsi.

"Kakanwil Kemenag Bali Ibu Komang Sri Marheni adalah sosok enerjik, smart, dan visioner dalam melayani umat beragama," kata Thobib usai menyambangi Kanwil Kemenag Bali di Denpasar, Jumat (10/09) petang. 

"Beliau memiliki komitmen tinggi untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani. Melalui tangan dinginnya, Kanwil Bali ingin mewujudkan birokrasi yang bebas dari korupsi menuju birokrasi berkelas dunia. Semoga semua keinginan mulia-nya dapat terwujud," sambung Thobib.

Thobib pun berharap sosok Komang Sri Marheni dapat menjadi teladan dan pelecut bagi Kakanwil Kemenag lainnya untuk terus berinovasi dalam melayani umat beragama dan mewujudkan wilayah bebas korupsi.

Komang Sri Marheni merupakan sosok perempuan pertama yang memimpin Kanwil Kemenag Bali.

Setidaknya ada dua poin penting yang disampaikannya saat kali pertama terpilih dan dilantik sebagai Kakanwil Kemenag Bali.

Pertama, dengan tekad bulat menjadikan Kanwil Kemenag Bali berbaju putih bersih dalam bekerja sehingga pantas menjadi wilayah berpredikat WBK. Kedua, menjadikan Kanwil Bali menuju wilayah berpredikat WBBM pada tahun 2021.

Dalam memimpin Kanwil Kemenag Bali, ia memiliki visi membawa perubahan besar di Kemenag Bali. Adapun misinya adalah menjadikan Masyarakat Bali sebagai contoh kerukunan umat beragama di dunia yang harmonis dan religius.

Komang Sri Marheni pernah meraih prestasi, apresiasi, dan anugerah dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB). Yakni, memperolah Anugerah Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Tahun 2018 saat memimpin Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar. 

Menebarkan spora perubahan ke arah perbaikan positif di lingkungan kerja menjadi hal utama yang dilakukan Marheni dan jajarannya dalam membangun zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan bersih melayani. 

Pada awal tahun 2020, ia juga berhasil meraih penghargaan sebagai tokoh inspiratif dan inovatif pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Tahun 2020.