Kata Siswa SMA/SMK, Usai Ikuti Coaching dan Mentoring Moderasi Beragama

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama hari ini menggelar Coaching dan Mentoring Penguatan Moderasi Beragama bagi peserta Festival Pendidikan Agama Islam (PAI) yang lolos seleksi administrasi. Total lebih dari tujuh ribu peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan mereka harus mengikuti tahap coaching dan mentoring.

"Setiap peserta wajib mengikuti coaching dan mentoring tentang moderasi beragama dan pengembangan bakat minat. Pelaksanaannya secara synchronous dan asynchronous. Setelah memperoleh sertifikat, peserta yang ingin melanjutkan ke tahapan lomba diperkenankan mendaftar sesuai jenis lomba yang diminati," terang Direktur PAI Amrullah di Jakarta, Sabtu (17/9/2022).

Coaching dan Mentoring Penguatan Moderasi Beragama berlangsung dua hari, 17 – 18 September 2022. Kasubdit PAI pada SMA/SMALB/SMK Abdullah Faqih menjelaskan, proses coaching berlangsung dalam beberapa sessi. Hari ini, peserta secara online mendapatkan pengenalan sekaligus pembekalan moderasi beragama. “Prosesnya dilakukan melaluia live streaming youtube Direktorat PAI,” jelasnya.

Selain itu, peserta juga mendapatkan coaching dan mentoring tentang cara debat. Selain mengikuti secara live streaming, peserta debat juga dapat mengikuti pembelajaran mandiri melalui platform "sekolah.mu"

“Besok, peserta akan mengikuti coaching dan mentoring tentang proyek inovasi moderasi beragama. Mereka juga akan dilatih cipta konten Islami di medis sosial,” papar Faqih yang juga penanggung jawab festival PAI 2022.

“Proses mentoring menggunakan live streaming youtube. Setelah itu, peserta dapat mengikuti kelas pembelajaran mandiri melalui platform 'sekolah.mu',” sambungnya.

Pelaksana Teknis Kegiatan Festival PAI yang juga Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran Ida Farida menambahkan, setelah mengikuti coaching dan mentoring, peserta akan memperoleh sertifikat. Selanjutnya, peserta yang ingin melanjutkan ke tahapan lomba diperkenankan mendaftar sesuai jenis lomba yang diminati.

"Peserta akan diminta mengirimkan karya terbaiknya dari 19 September-10 Oktober 2022,” ujar Ida Farida.

“Proses penilaian dan penyisihan dilaksanakan pada 13 - 15 Oktober 2022, sedang babak final terjadwal pada 2 - 4 November 2022,” sambungnya.

Kata Peserta tentang MB

Mengikuti Coaching dan Mentoring Penguatan Moderasi Beragama (MB) memberi kesan tersendiri bagi para siswa. Angga Wicaksono misalnya, siswa SMK Muhammadiyah 2 Jatinom Klaten bersyukur mendapatkan pencerahan terkait MB.

“Alhamdulillah, saya sudah mengikut program ini. Menurut saya ini adalah hal yang bagus, karena apa, karena Agama melarang adanya perpecahan, bukan perbedaan,” ujar Angga Wicaksono.

Hal senada disampaikan Ilham Dwiky Setiawan. Siswa SMAN 1 Pejagoan ini berterima kasih karena bisa mengikuti giat Festival PAI. “Dengan mengikuti pre test ini, saya mendukung penuh perbedaan. Menurut saya karena keberagaman dan perbedaan menjadikan kesatuan yang sangat indah. Hidup NKRI!!,” pekiknya.

Mohamad Alfarezi Udingan, siswa SMAN 1 Marisa Gorontalo juga mengaku sangat setuju dengan moderasi beragama. Bahkan, menurutnya MB itu sangat penting diterapkan sesuai dengan negara Indonesia yang sangat beragam agamanya. “Tetapi realita yang bisa kita lihat, apakah sudah sesuai dan kira-kira apa yang harus kita lakukan untuk moderasi beragama tersebut,” ujarnya.

Nano Waritsul Ilmi, siswa SMA Negeri 2 Jombang juga punya pandangannya sendiri usai mengikuti coaching dan mentoring. “Masya Allah, beragam perbedaan membuat kokohnya persatuan, kemajuan teknologi untuk mengaktualisasikan moderasi beragama, menambah wawasan dan menimba ilmu lewat berbagai platform. Semangat Moderasi Beragama,” tegasnya.