Keluarga Besar Kemenag Langitkan Doa untuk Almarhumah Hj Ifa Avianty

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ketua MUI Pusat KH Cholil Nafis, keluarga besar Kemenag RI dan Universitas Indonesia melangitkan doa dan tahlil untuk Almarhumah Hj Ifa Avianty, istri Kabag TU Pimpinan atau Sekretaris Menag Thobib Al-Asyar.

Pembacaan Yasin, Tahlil dan doa untuk almarhumah Hj Ifa Avianty di hari ke-7 ini dipimpin oleh KH Cholil Nafis dan digelar secara daring.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutannya mengatakan kematian adalah sebuah keniscayaan dan tidak ada satu pun makhluk Tuhan yang mampu lari dari kematian. 

Setiap makhluk yang memiliki jiwa pasti akan berhadapan dengan kematian atau proses perpindahan ke alam yang abadi. "Saya selalu berdoa untuk Mas Thobib dan ponakan saya agar senantiasa diberi kekuatan dan kesabaran dalam menempuh ujian ini," kata Gus Yaqut, Senin (10/5/2021) malam. 

"Saya memahmi betul bahwa hari-hari ini merupakan hari yang berat bagi Mas Thobib dan keluarga. Namun saya yakin dengan ketawakalan dan keikhlasan yang dimiliki, Mas Thobib dapat menjalaninya," sambungnya.

Menag menyakini almarhumah sudah menorehkah amalan dan kebiakan bagi masyarakat luas lewat puluhan buku yang diterbitkan dan sudah dibaca oleh ribuan orang serta menjadi jariyah bagi almarhumah. 

"Di dunia tulisan, almarhumah menjadi penerang bagi orang yang membacanya. Dan di akhirat, tulisan almarhumah menjadi ladang amal. Saya yakin almarhumah akan selalu hidup di hati Mas Thobib dan keluarga, para sahabat, dan kita semua," ujar Menag. 

"Meskipun tahlilan ini dilakukan secara virtual, saya melihat banyak yang mendoakan almarhumah. Mari kita selalu mendoakan almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan untuk tetap memiliki kesabaran dan keikhlasan dan semoga anak-anak almarhumah mampu mengikuti jejak yang ditinggalkan oleh ibundanya tercinta, " tandas Menag. 

Selain mendengar kesaksian para sahabat di gelaran tahlilan ini, turut menyampaikan sambutan Menteri Agama periode 2015-2019  KH Lukman Hakim Saifuddin.