Kemenag Cek Kesiapan Muadalah Dayah Bireuen Aceh

Bireun (Kemenag) --- Kemenag melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Dit PD Pontren) Ditjen Pendidikan Islam mengecek kesiapan penyelenggaraan muadalah pada tiga Dayah di Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh. Ketiganya termasuk Dayah besar karena memiliki ribuan santri.

Cek kesiapan dilakukan oleh Tim Visitasi dari Dit PD Pontren Ahmad Khanali (JFP Ahli Muda) dan Asessor Pesantren Indonesia Dr. Kyai Nurul Mubin, Jumat (20/5/2022). Hadir juga, Subkoordinator Pendidikan Diniyah Formal dan Ma’had Aly (PDFMA) Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, Rakhmad Mulyana, beserta Plh. Kepala Kankemenag Kabupaten Bireuen, Sulaiman dan Staf Seksi Pontren Bireuen, Fadil.

Ketiga lembaga pendidikan tersebut adalah Dayah Istiqamatuddin Serambi Aceh II (diasuh Abon H. Muhammad Munajar HS), Dayah Al-Madinatuddiniyah Babussalam, Blang Bladeh (dipimpin Tgk. H. Muhammad Amin Mahmud Syah Al Hanafy), dan Dayah Babussalam Al-Aziziyah (diasuh Tgk. H. Muhammad Yusuf A Wahab).

Tim visitasi Kemenag Ahmad Khanali menyatakan kunjungan lapangan untuk memastikan kesiapan dan verifikasi kelengkapan data syarat pemberian izin operasional Penyelenggaraan Pendidikan Muadalah sebagai varian pendidikan pesantren jalur formal tingkat dasar dan menengah.

Mewakili Kakanwil Kemenag Propinsi Aceh, Subkoordinator PDFMA Rakhmad Mulyana menambahkan,  verifikasi untuk mengecek data digital yang telah diajukan melalui aplikasi https://ditpdpontren.kemenag.go.id/ijoppdma/. Selain itu, diberikan penjelasan dari Asessor terkait kesiapan penyelenggaran pendidikan formal pesantren dalam bentuk Satuan Pendidikan Muadalah melalui instrumen analisis yang telah disiapkan.

Hasil visitasi tim beserta analisanya, serta rekomendasi Kanwil dan Kankemenag Kabupaten, akan menjadi dasar rapat tim Kemenag Pusat. Rakhmad berharap Surat Keputusan Izin Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Muadalah bagi tiga Dayah besar di Bireun Aceh bisa segera terbit.