Kemenag Kebumen Bentuk Forum Komunikasi Pemberdayaan Masjid untuk Umat

Kebumen (Kemenag) --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen (Kankemenag Kebumen) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen (Pemkab Kebumen) membentuk Forum Komunikasi Pemberdayaan Masjid untuk Umat. 

Kepala Kankemenag Kebumen Ibnu Asaddudin menyebutkan, forum ini bertujuan mendorong pemberdayaan masjid sebagai pusat peradaban Islam dan pusat layanan umat. Forum Komunikasi Pemberdayaan Masjid untuk Umat diresmikan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. 

"Dengan terbentuknya forum ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat, utamanya para takmir, agar menjadikan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah mahdlah saja. Namun juga menjadi pusat layanan umat," ujar Ibnu usai menghadiri peresmian forum tersebut di Pendopo Kabumian, Komplek Rumah Dinas Bupati Kebumen, Jumat (9/9/2022). 

Turut hadir menyaksikan peresmian jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Ketua PCNU K.H. Dawammudin Masdar, pimpinan daerah Muhammadiyah K. H. Abduh Hisyam, serta para pengurus takmir di kabupaten Kebumen.

Ibnu menyampaikan, pembentukan forum komunikasi ini diilhami semangat Bupati Kebumen Arif Sugiyanto melalui visinya yaitu Mewujudkan Kabupaten Kebumen Semarak. Inu juga sejalan dengan khusus tema peringatan hari jadi ke – 393 kabupaten Kebumen yaitu Maju Serempak Mewujudkan Kebumen Semarak, Mandiri, Berakhlak, Bersama Rakyat.

“Dan yang bisa Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen persembahkan, salah satunya dengan mendorong gerakan masyarakat peduli masjid melalui Forum Komunikasi  Pemberdayaan Masjid Untuk Umat kabupaten Kebumen,"kata Ibnu. 

Ibnu menyatakan keseriusan Kankemenag Kebumen untuk melakukan pemberdayaan masjid. Pihaknya berharap, masjid-masjid yang ada di Kabupaten Kebumen dapat berdaya dan meniru apa yang dicontohkan Rasulullah beserta para sahabatnya. 

Pada masa kepemimpinan Rasulullah, menurut Ibnu, fungsi masjid juga digunakan sebagai sarana pembinaan iman, pembinaan masyarakat islam, memperkokoh ukhuwah islamiyah, sarana perjuangan dan tarbiyah. Bahkan kala itu lanjut Ibnu, masjid juga digunakan sebagai tempat bermusyawarah mengatur strategi perang. 

“Alhamdulillah hingga hari ini sudah ada 42 masjid di Kebumen yang tergabung dalam forum ini dan siap bersama-sama membangun menejemen masjid yang baik agar terwujud pemberdayaan umat. Mudah-mudahan akhir tahun ini tercapai target 90 persen masjid yang tergabung,” ungkap Ibnu.

Untuk mencapai target tersebut, ia menerjunkan 230 Penyuluh Agama Islam Kemenag Kebumen untuk melalukan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengapresiasi pembentukan forum ini. ‘’Dengan program ini maka masjid juga akan melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan," ujar Bupati Kebumen. 

"Di mana nantinya akan ada infak yang betul betul difokuskan untuk kegiatan keumatan seperti peningkatan gizi masyarakat, penanganan kemiskinan, stunting dan juga pembangunan Rumah Tidak Layak Huni, dan juga masyarakat yang membutuhkan kepedulian sosial,"ujar Bupati.(fz)