Kemenag-Komisi VIII DPR RI Sinergi Bangun Pendidikan Kristen

Manado (Kemenag) ---- Kementerian Agama dengan Komisi VIII DPR RI selaku mitra strategis terus membangun sinergitas. Sinergi kali ini berupa komitmen bersama untuk membangun Pendidikan Tinggi Keagamaan Kristen di Kota Tinutuan.

Dirjen Bimas Kristen, Thomas Pentury mengucapkan terima kasih atas dukungan Komisi VIII DPR RI terhadap pengembangan Pendidikan Kristen.

"Sinergitas membangun pendidikan terus kita bina. Demi generasi muda bangsa yang handal pada bidangnya masing-masing dan memiliki pengetahuan yang baik," kata Thomas Pentury, saat mendampingi Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI ke Sulawesi Utara, Masa Sidang I tahun Sidang 2021-2022, Jum'at (8/10/2021).

Kunjungan kerja Reses Komisi VIII di Manado ini mengusung tema Perkembangan Pengelolaan Pendidikan di Institut Agama Kristen Negeri Manado.

Ketua tim, Marwan Dasopang (F-PKB) menyampaikan bahwa kampus IAKN ini menjadi kebanggan bersama. "Kami punya tugas, mengawasi pemerintahan. Hari ini kunjungan ke IAKN Manado. Kami ke sini ingin belanja masalah saja. Masalah Ibu Rektor apa, agar kami selesaikan," kata Marwan Dasopang.

"Komisi VIII ingin menunjukkan kepada dunia, bahwa kami tidak hanya mengurusi agama Islam, tapi semua agama-agama di Indonesia," tambahnya.

Di Sulut, lanjut Marwan Dasopang, membuat harmoni harus terus dilakukan. Walau berbeda-beda kita tetap satu membangun kerukunan.

Rektor IAKN Manado, Jeane M Tulung, menyampaikan bahwa seluruh civitas akademika IAKN Manado merasa senang dan mendapat kehormatan atas kunjungan Komisi VIII DPR RI. "Kami bangga dan bahagia. Selamat datang di IAKN Manado, dan ini pertama kali komisi VIII Reses di IAKN Manado," kata Jeane M Tulung.

Kakanwil Kemenag Sulut, Anwar Abubakar menyampaikan bahwa suasana kehidupan umat beragama di Manado sangat luar biasa. Menurut Anwar Abubakar, Sulut bisa menjadi laboratorium kerukunan, yang ada di Indonesia bahkan luar negeri.

"Terima kasih atas kunjungan para anggota Dewan yang terhormat di Sulawesi Utara," kata Anwar Abubakar.

Tampak hadir juga beberapa anggota komisi VIII DPR lainnya, seperti, Iskan Qolba Lubis (PKS), Selly Andriany Gantina (PDI-P), Matindas, J Rumambi (PDI-P), John Kenedy Azis (Golkar), Delmeria (Nasdem), MF Nurhuda Y (PKB), Wastam (Demokrat), KH Bukhori (PKS), dan beberap perwakilan dari Sekretariat Komisi VIII DPR RI.