Komisi Nasional Haji Nigeria Studi Banding Manajemen Haji ke Indonesia 

Jakarta (Kemanag) --- Komisi Nasional Haji Nigeria atau National Hajj Comission of Nigeria hari ini berkunjung ke Kantor Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng Barat No 3-4 Jakarta.

Rombongan delegasi Komisi Nasional Haji Nigeria yang dipimpin Nura Hassan Yakasai tiba di Kantor Kemenag RI sekitar pukul 14.00 WIB. 

Kedatangan mereka disambut Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief, Anggota BPKH dan jajaran pejabat Ditjen PHU. 

Dalam pertemuan itu, pimpinan delegasi Komisi Nasional Haji Nigeria Nura Hassan Yakasai mengatakan bahwa kunjungannya bersama rombongan ke Kantor Kementerian Agama RI untuk mengetahui lebih dalam tentang layanan manajemen haji Indonesia. 

Pertemuan jajaran Ditjen PHU, BPKH dan Delegasi Komisi Nasional Haji Nigeria siang itu diawali dengan pemutaran video suksesnya penyelenggaraan haji Indonesia 1443 H/2022 M berjudul Melayani Haji di Kala Pendemi.

"Selain bersilaturahmi, kami ingin studi banding terkait manajemen haji Indonesia di Kementerian Agama. Kami ingin menimba pengalaman dalam penyelenggaraan haji dengan Indonesia termasuk dalam mengelola keuangan haji," kata Nura Hassan Yakasai mengawali pertemuan, Rabu (5/10/2022).

"Kami sangat mengapresiasi dan respek dengan Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar dunia dan jarak yang sangat jauh, tapi Indonesia bisa mengelola dengan sangat baik jemaahnya. Banyak negara di dunia yang ingin mencontoh manajemen dan organisasi penyelenggaraan ibadah haji Indonesia, salah satunya Nigeria," sambung Nura Hasan.

Ia menambahkan, delegasi Komisi Nasional Haji Nigeria pada 6 Oktober 2022 akan meninjau Asrama Haji Pondok Gede Jakarta untuk melihat secara langsung tahapan-tahapan dalam penyelenggaraan ibadah haji. 

"Kami juga ingin menggali lebih dalam bagaimana Indonesia mengelola jemaah dari ragam usia, pendidikan dan latar belakang dalam satu kloter. Dengan banyak perbedaan itu ternyata Indonesia bisa. Ini juga yang akan kami pelajari," ujarnya. 

Direktur Jenderal (Dirjen) PHU Kementerian Agama Hilman Latief dalam pertemuan itu menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia sudah melalui pengalaman yang sangat panjang. 

"Suksesnya penyelenggaraan haji Indonesia tentu tidak datang tiba-tiba. Ini adalah hasil kerja dari seluruh stakeholders, baik Kementerian Agama dan seluruh kementerian/lembaga terkait dan juga masyarakat," kata Hilman Latif didampingi Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjen PHU, Subhan Cholid.

Hadir juga, Direktur Bina Haji Arsad Hidayat. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan paparan dari Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, mulai dari proses pendaftaran, persiapan, manasik haji, persiapan keberangkatan, hingga kepulangan jemaah haji ke tanah air.