Konsisten Berkarya, Guru Agama Buddha Ini Masuk Nominasi ASN Inspiratif

Kendal (Kemenag) --- Presiden BJ Habibie pernah berkata, apabila kamu memutuskan untuk menekuni suatu bidang, jadilah orang yang konsisten. Itu adalah kunci keberhasilan yang sebenarnya. 

Pernyataan ini rasanya tepat untuk menggambarkan sosok  Widi Astiyono. Konsistensi yang ditunjukkan pria yang sehari-hari bertugas sebagai Guru Agama Buddha SDN 2 Plososari Paten, Kendal, Jawa Tengah ini membuahkan hasil. Ia berhasil masuk sebagai nominator 25 ASN Inspiratif 2021.  

Ini untuk ketiga kalinya Widi berhasil masuk dalam gelaran yang rutin diselenggarakan setiap tahun  oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Ia pertama kali berhasil masuk dalam nominasi pada 2018. Kala itu, Widi berhasil masuk sebagai 52 nominator terbaik ASN Inspiratif.  

Tak patah semangat, Widi pun mencoba peruntungannya di tahun berikutnya. Ia pun berhasil masuk sebagai 40 nominator ASN Inspiratif di 2019. Dua tahun berselang, tahun ini Widi pun berhasil menjadi satu-satunya perwakilan Kementerian Agama dalam 25 nominator ASN Inspiratif.  Keputusan ini ditetapkan, berdasarkan seleksi tahap I yang diikuti 1.621 peserta se-Indonesia. 

Kang Widi, begitu ia biasa disapa, mengaku capaiannya kali ini tak terlepas dari konsistensi yang ia bangun sejak lama. Ia mengawali karier sebagai guru sejak tahun 1999 sebagai guru tidak tetap atau guru wiyata bakti pada dua sekolah sekaligus, yaitu SDN 2 Plososari Kecamatan Patean (tempat tugas saat ini)  dan SMPN 1 Patean. 

“Mengabdi sebagai guru wiyata bakti di SD waktu itu sama sekali tak ada honor. Hanya dari SMP saya mendapat honor sebesar Rp25.000,00 (dua puluh lima ribu rupiah),” ungkap Kang Widi. 

Perjalanan yang ia lalui pun tak mulus. Ia mengenang, pada 2003 ia pernah merasa amat terpuruk paska  mengalami kecelakaan motor. “Itu menyebabkan cacat pada kaki saya. Saya yang dulu gagah dan bisa bermain bola, suka dengan olahraga lari, jelajah alam, bisa panjat pohon, tiba-tiba menjadi cacat dan berjalan pincang. Selama delapan bulan saya harus berjalan menggunakan tongkat dan malu untuk ke luar rumah,” kisah Kang Widi. 

“Namun, saya merenung dan kemudian bangkit. Saya bangkit setelah merenungi kehidupan dengan penuh rasa syukur. Walau kaki saya cacat, namun secara fisik saya masih utuh. Saya masih punya kesempatan untuk terus belajar dan berbuat baik,” imbuhnya. 

Kehidupannya mulai membaik ketika pada 2004 Kang Widi mendaftar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  untuk formasi Guru Pendidikan Agama Buddha melalui Kantor Departemen Agama Kabupaten Kendal. “Lulus tes CPNS, 1 Januari 2005 saya ditugaskan sebagai Guru Pendidikan Agama Buddha di SDN 2 Desa Plososari, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah,” ungkap Kang Widi. 

Singkat cerita, selama lima tahun menjadi guru, ia pun mulai menorehkan berbagai prestasi. Mulai dari prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah sebagai Peringkat 1 Guru Berprestasi dalam Bidang Pembuatan Bahan Ajar Berbantuan Komputer Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahu 2010, hingga Peringkat 2 Lomba Pengembangan Multimedia Pembelajaran Tingkat Jateng dan D.I. Yogyakarta Tahun 2010. Atas raihan tersebut Kang Widi Menerima Piagam dan Medali Penghargaan dari Bupati Kendal sebagai Insan Berprestasi dalam Bidang Pendidikan 2011.

Widi yang aktif dalam kepengurusan Ikatan Guru Indonesia (IGI) sejak 2009 juga dikenal sebagai inisiator Gerakan Nasional Satu Guru Satu Video Pembelajaran (SAGUSAVI). Tidak berhenti sampai di sini, di masa pandemi Kang Widi terus berkarya dan memberikan inspirasi kepada banyak guru di Indonesia untuk terus belajar, berkarya dan bergerak untuk peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. Ia pun memperoleh Apresiasi sebagai Guru SD Inspiratif Tingkat Nasional dari Kemendikbudrintek RI tahun 2020. 

Kang Widi yang saat ini juga sebagai Agen Penguatan Karakter, Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, riset dan teknologi Republik Indonesia terkenal dengan jargon “Salam Cerdas Berkarakter”. 

Sebagai salah satu kreativitasnya untuk memotivasi Sahabat Karakter Kang Widi menciptakan Lagu Mars Sahabat Karakter dan sebagai guru di Kabupaten Kendal yang memiliki slogan Guru Kendal Guru Handal, Kang Widi juga menciptakan lagu Mars Guru handal yang bisa di lihat di Channel Youtube beliau, Media Belajar Temanggung.

Jelang penilaian akhir ASN Inspiratif 2021, mari bersama-sama dukung Kang Widi dengan memberi komentar positif dan mention @kangwidi75,
klik: https://bit.ly/TOP-25-ASNInspiratif-2021. 

Selamat Kang Widi, Semoga terus menjadi inspirasi bagi guru Indonesia dan lolos sebagai TOP 10 ASN Inspiratif Indonesia 2021.