Lagi, DWP Salurkan Bantuan untuk Pesantren, Yatim, dan Duafa

Jakarta (Kemenag) --- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama terus memanfaatkan momentum Ramadan untuk berbagi tali asih dengan sesama. Setelah Penasihat DWP Kemenag Eny Yaqut mengawali dengan menyalurkan 167 paket sembako untuk janda dan yatim di Masjid Baiturrahman Kompleks Kemenag, Pabuaran Kabupaten Bogor, hari ini, pengurus DWP kembali menyerahkan bantuan. 

Sebagian bantuan disalurkan Penasihat DWP Kemenag Halimah Zainut Tauhid beserta jajaran pengurus, sebagian lain disalurkan Ketua DWP Kemenag Farikhah Nizar beserta sejumlah pengurus lainnya. Paket sembako yang diberikan berupa beras (5kg), kacang hijau (1kg), minyak goreng (2liter), gula pasir (2kg), kurma, mie instan (10), dan nasi kotak. Khusus untuk anak yatim, mendapat juga santunan masing-masing Rp100ribu.

Halimah Zainut Tauhid menyerahkan 637 paket sembako untuk tiga pesantren. Yaitu, Pesantren Ar-Rofii, Cipedak, Jagakarsa (148), Pesantren Nurul Amanah, Srengseng Sawah, Jagakarsa (157), dan Pesantren Miftahul Ulum,  Gandaria Selatan (332). 

Menurut Halimah, pembagian paket sembako ini menjadi bagian dari Gebyar Ramadan yang diinisiasi Penasihat DWP Kemenag Eny Yaqut Cholil Qoumas bekerja sama dengan beberapa pihak. Kegiatan ini mengusung tema “Kebahagiaan Bersama Spirit Kartini Dalam Meningkatkan Kualitas Diri di Bulan Penuh Berkah”.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersilaturahim dan saling berbagi. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi penerima, utamanya dalam menjalankan ibadah puasa,” tutur Halimah di Jagakarsa, Jumat (30/4/2021). 

Baca juga: DWP Kemenag Salurkan Bantuan Ratusan Paket Sembako di Pabuaran

“Karena masih pandemi, saya berpesan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan disiplin 5M,” lanjutnya.

Sementara Farikhah Nizar beserta tim DWP Kemenag lainnya, menyerahkan 251 paket sembako untuk empat lokasi. Yaitu, Yayasan Dar Umahatil Mukminin Jakarta (Pondok Yatim Dhuafa), Batu Ampar, Kramat Jati (51), Yayasan Daarul Berkah Rahman (Asrama Yatim Piatu Dhuafa), Gg Haji Anun, Jagakarsa (35), Pesantren Al Mawaddah, Ciganjur, Jagakarsa (116), dan Pesantren Wahid Hasyim Jl Al Munawarah, Jagakarsa, (49). Masing-masing yayasan juga mendapat dana bantuan senilai Rp2juta.

Menurut ibu yang akrab disapa Ika ini, bakti sosial menjadi salah satu kegiatan rutin DWP Kemenag. Tujuannya, untuk berbagi agar bisa meringankan beban para duafa, terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19. 

“Terima kasih atas sambutannya dan semoga program berbagi ini bisa terus kami lakukan,” harapnya.

Ikut hadir dalam penyerahan paket sembako, Tenaga Ahli Menteri Agama, Hasan Basri Sagala, mengapresiasi program Gebyar Ramadan DWP Kemenag. Menurutnya, salah satu spirit Ramadan adalah berbagi. “Puasa mengajarkan kita tentang rasa lapar dan dahaga yang biasa dirasakan kaum duafa. Berbagai adalah ajaran agama sehingga puasa yang dijalani mewujud dalam bentuk kesalehan sosial berupa kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.