LHS Ajak Duta Harmoni Sebarluaskan Moderasi Beragama

Bogor (Kemenag) --- Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag menggelar Mentoring/Motivator Muda Moderasi Beragama Tahun 2021. Giat yang berlangsung empat hari, 24 – 27 November, ini diikuti para siswa madrasah yang nantinya akan menjadi Duta Harmoni. 

Keberadaan Duta Harmoni ini diapresiasi oleh Menag (2014-2019) Lukman Hakim Saifuddin yang akrab disapa LHS. “Anak-anak Duta Harmoni wajib ikut serta menyebarluaskan moderasi beragama di lingkungan masing-masing,” pesan LHS saat menjadi narasumber di Bogor, Rabu (24/11/2021).

Menurutnya, Indonesia adalah rumah besar umat beragama. Untuk menata dan menjaganya, maka dibutuhkan kesadaran kemaslahatan publik. Ajaran Islam yang penuh kasih sayang berarti mengajarkan pengamalan agama yang damai dan menjaga harmoni umat beragama. 

Moderasi Beragama merupakan upaya untuk menyikapi paham dan cara keberagamaan yang ekstrem, baik kiri (liberal dan sekuler) maupun kanan (intoleran dan teror). “Yang perlu kita cermati adalah adanya masyarakat yang bersikap eksklusif atau bertindak kekerasan karena beda paham keagamaan. Jika sudah berlebihan seperti ini, maka moderasi beragama sangat penting dan dibutuhkan,” ucap LHS.

“Menghadapi kondisi yang demikian, tugas kita bersama untuk mengajak mereka kembali ke tengah dan mengambil jalan tengah dalam beragama. Tidak terlalu ke kanan atau ke kiri,” sambungnya. 

Dunia mengenal Indonesia sebagai bangsa yang relijius. Apapun agama masyarakat Indonesia, sikap relijius dan ritual keagamaan sangat lekat. Agama, kata LHS, tidak mengajarkan umatnya untuk melakukan tindakan merusak. “Moderasi beragama mengajak semua pihak untuk tidak tercerabut dari ajaran agamanya yang moderat,” tandasnya. (lala)